csidPembangunan infrastruktur berperan signifikan dalam mendorong pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Indonesia. Kedua komponen infrastruktur yakni infrastruktur fisik dan sosial, diharapkan dapat memberikan layanan yang terbaik untuk kepentingan umum. Oleh karena itu, penyediaan dan pemeliharaan infrastruktur yang memadai turut menentukan keberhasilan pembangunan Indonesia terutama dalam upaya untuk menggerakkan sektor perekonomian, meningkatkan produktivitas, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan standar hidup masyarakat.

Merespon kebutuhan pembangunan infrastruktur ini, Fakultas Teknik Universitas Indonesia membentuk Pusat Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan (Center for Sustainable Infrastructure Development – CSID). Pusat kajian ini akan diresmikan pada Selasa, 9 September 2014bertempat di Lobby Gedung Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Salemba dan akan diresmikan oleh Dr. Chairul Tanjung (Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia) dan akan dihadiri oleh Bambang Susantono, Ph.D (Wakil Menteri Perhubungan dan selaku ketua dewan eksekutif CSID), Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met (Rektor Universitas Indonesia), Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA (Dekan Fakultas Teknik, Universitas Indonesia), Mohammed Ali Berawi, M.Eng,Sc. Ph.D (Direktur Eksekutif CSID), dan Dr. Ir. Luky Eko Wuryanto, MSc (Deputi Infrastruktur Menko Perekonomian).

CSID merupakan sebuah forum infrastruktur yang didirikan untuk dapat menjadi center of excellence di bidang pembangunan infrastruktur berkelanjutan dalam rangka mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur Indonesia. CSID diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan keilmuan dan kewirausahaan di bidang infrastruktur dengan mempertemukan para akademisi, profesional, dan pemangku kepentingan di bidang infrastruktur untuk dapat bersinergi dan bekerjasama dalam upaya pengembangan dan percepatan pembangunan infrastruktur Indonesia sehingga dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional.

CSID telah melakukan berbagai kegiatan pengembangan penelitian melalui kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai institusi dalam dan luar negeri, menghasilkan rekomendasi kebijakan publik dan publikasi ilmiah di bidang infrastruktur baik di tingkat nasional maupun internasional. Penelitian CSID merupakan kegiatan penelitian multidisiplin di bidang infrastruktur melalui pendekatan yang terpadu mulai dari perencanaan dan rekayasa teknik, analisa bisnis dan ekonomi sampai kepada rekomendasi kebijakan publik terkait infrastruktur untuk dapat mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan di Indonesia.

CSID sebagai pusat kajian infrastruktur beranggotakan 37 peneliti yang terbagi dalam 4 klaster bidang penelitan yang meliputi klaster penelitian di Bidang Keuangan dan Manajemen Aset; Bidang Mobiltas; Bidang pembangunan dan pengelolaan air; dan Bidang Energi. Beberapa penelitian pembangunan Infrastruktur yang telah dilakukan oleh CSID antara lain pengembangan desain Inovatif dan kelayakan dari Jembatan Selat Sunda beserta Public RAilway and STormwater Infrastructure (PRASTI) Tunel Jakarta melalui pendekatan berbasis nilai tambah. Dengan perencanaan infrastruktur yang berbasis nilai tambah, maka berbagai terobosan dan solusi inovatif dapat dilakukan untuk pembangunan infrastruktur Indonesia yang lebih efisien dan efektif dalam rangka meningkatkan kelayakan pembangunan dan memaksimalkan manfaat pembangunan bagi sektor publik dan swasta.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan CSID dapat menghubungi:

Sekretariat CSID FTUI

Gedung Enginering Center, R. 305, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia

www.csidui.org

E-mail :info@csidui.org

FacebookTwitter
X