Pemakaian trafik data pada jaringan seluler, dalam hal ini UMTS (Universal Mobile Tellecommunications System), dewasa ini semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi pendukungnya. Hal ini memunculkan ide untuk mengalirkan trafik data seluler tersebut ke jaringan nirkabel lainnya, yaitu Wi-Fi (Wireless Fidelity). Proses pemindahan trafik data dari jaringan UMTS ke jaringan Wi Fi dan juga sebaliknya (pemindahan trafik data dari jaringan Wi Fi ke jaringan UMTS) disebut sebagai proses UMTS – WiFi Offload. Untuk melakukan proses offloading tersebut digunakan algoritma VHO (Vertical Hand Over).

Sampai saat ini belum ditemukan suatu penelitian membahas protocol routing khusus yang mampu mengalirkan trafik kepada access point lain yang berada pada sebuah cluster. Di sisi lain, teknologi MANET (Mobile Ad-Hoc Network) memiliki beberapa konsep routing protocol, yakni reaktif, proaktif dan hybrid. Penelitian dilakukan untuk menentukan suatu metode algoritma hibrid pada jaringan MANET, dalam hal ini GZRP (Generic Zone Routing Protocol) yang mampu dikembangkan bersama dengan VHO sehingga permasalahan bottle neck traffic data yang terdapat jaringan UMTS-WiFi offload dapat diatasi.

Dr. Setiyo Budiyanto mempertahankan disertasinya yang berjudul “Peningkatan Kinerja Load Balancing dan UMTS – IEEE 802.11g offload dengan Model Baru Genetic Zone Routing Protocol” pada siding terbuka promosi doktor pada 12 Mei 2016. Bertindak sebagai Ketua Sidang, Prof. Dr. Ir. Harry Sudibyo, M.Sc dengan Promotor Prof. Dr. Ir. Dadang Gunawan, M.Eng; Ko Promotor Dr. Ir. Muhammad Asvial, M.Eng. Dewan Penguji terdiri dari Prof. Dr. Ir. Adit Kurniawan, M.Eng; Prof. Dr. Ir. Bagio Budiardjo, M.Sc; Prof. Ir. Djamhari Sirat, M.Sc., Ph.D; Ir. Gunawan Wibisono, M.Sc., Ph.D; Dr. Muhammad Suryanegara, ST., M.Sc.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penelitian yang dilakukan menggunakan protokol routing GZRP yang dikombinasikan dengan VHO pada jaringan UMTS-WiFi offload menghasilkan beberapa peningkatan performansi jaringan. (Humas FT)

FacebookTwitter