FacebookTwitterGoogle+PinterestShare

DSC_0312

Ketersediaan sistem kompleks pembangkit tenaga listrik sangat dipengaruhi oleh keandalan suku cadang dan manajemen pemeliharaan yang berdampak pada maintainability.

Implementasi masing-masing teknik pemeliharaan RCM (Reliability Centered Maintenance), RBM (Risk Based Maintenance), dan CBM (Condition Based Maintenance) atau gabungan teknik pemeliharaan RCM dan RBM, atau RCM dan CBM telah diterapkan pada pembangkit tenaga listrik. Masing-masing teknik pemeliharaan akan menghasilkan masing-masing maintenance work packages.

Implementasi ketiga teknik pemeliharaan RCM, RBM dan CBM secara terintegrasi akan menghasilkan maintenance work packages yang akan meningkatkan ketersediaan pembangkit listrik lebih signifikan dibandingkan penggunaan masing-masing teknik pemeliharaan atau gabungan dua teknik pemeliharaan.

Dr. Henry Pariaman berhasil mempertahankan disertasinya di bidang Ilmu Teknik Elektro yang berjudul “Teknik Pemeliharaan Terintegrasi Berbasis Keandalan, Risiko Dan Kondisi Untuk Peningkatan Ketersediaan Pembangkit Tenaga Listrik” pada sidang promosi doktor yang dilaksanakan di Ruang K301 FTUI pada Kamis (6/7/2017).

Bertindak sebagai Ketua Sidang sekaligus sebagai Promotor, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa M.K., M.T., Ko-Promotor1 Prof. Ir. Bambang Sugiarto, M.Eng., Ko-Promotor2 Prof. Ir. Isti Surjandari P., M.T., M.A., Ph.D., dengan penguji terdiri dari Prof. Dr. Ir Harry Sudibyo, DEA., Prof. Ir. Rudy Setiabudy, DEA., Prof. Ir. Rinaldy Dalimi, M.Sc., Ph.D., Dr. Ir. Uno Bintang Sudibyo, DEA., IPM., Dr. Ir. Herman Darnel Ibrahim, M.Sc. (Humas FT)

DSC_0341 DSC_0348