FTUI Dalam Upaya Membangun Potensi Nelayan di Karangantu, Banten

Sejumlah mahasiswa dan perwakilan dosen dari program studi Teknik Perkapalan Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dalam upaya membangun potensi kelompok nelayan di Desa Karangantu, Kecamatan Kasemen, Serang Banten dengan memberikan pengarahan tentang perancangan kapal dan pelatihan alternatif ice storage yang terjangkau dan efektif.

Dukungan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat sivitas akademika FTUI guna mendukung usaha perikanan tangkap skala kecil serta meningkatkan kesejahteraan nelayan setempat.

Kegiatan diawali dengan survey pada bulan Juli dan terlaksana pada September minggu kedua, kelompok Pengabdi Masyarakat yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Yanuar, M.Eng., M.Sc., memberikan pengarahan dan pelatihan kepada nelayan yang berjumlah 31 orang.

Program yang dilakukan meliputi pengenalan desain kapal yang dipilih adalah kapal pelat datar yang dianggap sesuai dengan kondisi pantai dan perairan Karangantu yang relatif dangkal. Kapal ini juga cukup terjangkau secara ekonomi. Tim juga memberikan pemahaman tentang cara perawatan kapal alumunium.

Sedangkan pada pelatihan cold storage, para Nelayan diberikan pengenalan material alternatif kotak penyimpanan yang terbuat dari bahan-bahan yang mudah didapat dan murah. Tim Prof. Yanuar memperkenalkan sistem insulated containers yang menggunakan stryrofoam box atau menggunakan material GRP dengan ketebalan 4 mm dan dilapisi superlon ketebalan minimum 20 mm.

Selain itu juga diberikan pengenalan teknologi ice slurry yang sedang dalam pengkajian dan pengembangan di Universitas Indonesia. Teknologi ice slurry ini merupakan mesin lumpur es dengan bahan air laut. Diharapkan kedepannya mesin ini dapat secara langsung bisa dirasakan oleh masyarakat nelayan sebagai pengganti balok es dalam penyimpanan hasil tangkapan.

Prof. Yanuar menuturkan, “Kegiatan pengabdian masyarakat ditujukan untuk dapat membantu membangun potensi nelayan dalam hal skill maupun kemampuan dalam mengembangankan usaha bersama.

Terlihat dari antusiasme dan tingkat partisipasi warga yang tinggi, kami berharap ke depannya perekonomian di Desa Karangantu ini dapat bangkit dan semakin baik sehingga berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.” tutup Prof. Yanuar.

Karangantu adalah daerah pesisir yang ada di Kecamatan Kasemen Kota Serang Banten yang terletak sekitar 10 Km dari Pusat Kota Serang. Dari jumlah total penduduk di Kecamatan Kasemen sekitar 2000 (dua ribu) atau 79.31% penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Menurut data BPM tahun 2017, Kasemen merupakan kecamatan dengan jumlah keluarga pra sejahtera mencapai 5014 keluarga, tertinggi ke 2 di kota Serang. (Humas FTUI)

FacebookTwitter