FacebookTwitterGoogle+PinterestShare

Kegiatan Global Studio and Workshop ini melibatkan mahasiswa dan staf pengajar dari tiga universitas: Department of Geography and Planning Cardiff University (Inggris), Department of Urban Development and Planning University of Florida (Amerika Serikat), dan Departemen Arsitektur Universitas Indonesia serta Departemen Teknik Sipil FTUI. “UI UF CU Eco-City Live Project 2018: Global Studio and Workshop in Green Urbanism” berusaha melihat ide eco-city dalam cakupan yang lebih besar.

Riset dan projek yang diusulkan berkaitan dengan topik mengenai kota keberlanjutan dengan isu polusi udara, mobilitas, meningkatkan/mengimplementasikan infrastruktur hijau, pengelolaan air, penyediaan makanan, dan/atau kesehatan serta isu kesejarahan dan budaya. Tujuan utama dari riset ini adalah untuk menyelidiki apa kebijakan maupun intervensi desain yang bisa diberikan untuk mendorong perubahan dari segi pengelolaan air, kemiskinan, polusi udara, dll., untuk menjadi Jakarta sebagai kota metropolitan yang lebih ramah lingkungan/ekologis.

Selama dua minggu, para peserta bekerja dalam tim dalam mencari bacaan yang terkait dan belajar bersama melalui symposium, FGDs, sekaligus mengumpulkan data secara langsung di lapangan (Jalan Sudirman-Thamrin, proyek MRT, Kampung Luar Batang, Kampung Tongkol, Kampung Cikini, Kampung Cipinang Muara, dan Setu Rawa Besar). Dengan total 61 mahasiswa, 12 dosen dan 7 fasilitator turut berpartisipasi, kegiatan ini dibagi menjadi empat topik diskusi besar, yaitu: (1) arsitektur pusaka, pelestarian sejarah, dan eco-development; (2) kepadatan, kota pintar, kota hijau, dan eco-city; (3) kesehatan; dan (4) transportasi dan polusi udara. Mahasiswa diberi tugas untuk menampilkan hasil riset mereka dalam bentuk presentasi di depan para staf pengajar, praktisi, dan ‘klien’ pada akhir kegiatan. (Dep. Ars)