FacebookTwitterGoogle+PinterestShare

FTUI MENJADI YANG PERTAMA DI ASEAN: MEMBANGUN LANGKAH STRATEGIS MELALUI KERJASAMA GLOBAL DI BIDANG CYBERSECURITY DENGAN KEIO UNIVERSITY

Dalam beberapa waktu terakhir ini ranah cyber menjadi ekosistem yang makin sarat dengan berbagai serangan dan ancaman dengan trend yang makin meningkat dan beragam jenisnya. Bahkan tingkat kejahatan cybercrime telah menjadi ancaman besar bagi industri dan pemerintah di seluruh dunia. Menghadapi dinamika seperti ini tentunya diperlukan upaya sistemik, yang salah satunya adalah melalui upaya kerjasama strategis dengan berbagai pihak (multilateral partnership), baik skala lokal, regional maupun global. Diperlukan interaksi yang intensif dengan para peneliti di bidang cybersecurity di berbagai universitas dan lembaga riset, termasuk membangun komunikasi dan memperkuat kerjasama dengan industri dan pemerintah.

Keio University, Jepang yang didirikan oleh Yukichi Fukuzawa pada tahun 1858 telah memiliki sejarah panjang sebagai salah satu univesitas tertua di Jepang dan berkontribusi penting terhadap lahirnya teknologi internet dan IoT selama 25 tahun dengan tokohnya Profesor Jun Murai yang dikenal sebagai “The Father of Internet in Japan” melalui WIDE Project (Widely Integrated Distributed Environment) pada tahun 1985. Kemudian pada 1 November 2016, Keio University merupakan universitas pertama di dunia yang memiliki International Cyber Security Center of Excellence (INCS-CoE) untuk membangun kolaborasi strategis di bidang cybersecurity baik untuk riset maupun akademik dengan  melibatkan sejumlah universitas ternama di Amerika, Inggris dan Jepang seperti Stanford, George Mason, Carnegie-Mellon, Delaware, Royal-Holloway, Waseda dan Kyushu, termasuk melibatkan juga pihak industri dan pemerintah. Fakultas Teknik Universitas Indonesia, saat ini merupakan satu-satunya yang mewakili ASEAN untuk ikut dalam kerjasama strategis ini. Pada kesempatan kerjasama ini delegasi dari FTUI diwakili oleh Dr. Ir. Hendri DS. Budiono, M.Eng selaku Dekan FTUI, Prof. Dr-Ing. Kalamullah Ramli, M.Eng dan Dr. Muhammad Salman, ST, MIT dari  Prodi Teknik Komputer DTE-FTUI.

Perjanjian Kerjasama ini secara resmi telah diwujudkan melalui penandatanganan MoA yang dilakukan langsung di Keio University, Mita Campus, Tokyo pada tgl 29 Maret 2018 oleh Dekan FTUI  dan Prof Jun Murai selaku Dekan Graduate School of Media and Governance, Keio University. Penandatanganan ini disaksikan pula oleh Bapak Arifin Tasrif, Duta Besar RI untuk Jepang dan Profesor Akira Haseyama, Presiden Keio University.

Kegiatan penandatangan MoA ini juga merupakan bagian dari agenda Konferensi dan Simposium tahunan di bidang Cybersecurity yang dlakukan di Keio University yang berlangsung pada tgl 29-30 Maret 2018. Para pakar cybersecurity dari berbagai industri dan para perwakilan dari mitra universitas yang ikut dalam kerjasama ini (termasuk FTUI) menyampaikan paparannya yang menyangkut update terkini mengenai teknologi inovatif dan perkembangan kebijakan cybersecurity dari berbagai belahan dunia, selain itu juga disampaikan berbagai inisiatif yang telah dilakukan dalam bidang Cybersecurity, baik yang terkait akademik, riset maupun kegiatan lainnya.

Semoga kerjasama ini akan bermanfaat dan memberikan hasil yang terbaik dalam rangka ikut serta membangun ekosistem cyber yang aman dan kondusif melalui kerjasama strategis di bidang akademik dan riset. (DTE FTUI)