id
id

Lebih Dari 300 Peserta Hadiri Seminar Kewirausahaan Dan Launching Technopreneur Club FTUI

Entrepreneurship merupakan kegiatan yang diminati generasi muda saat ini. Fakultas Teknik (FT) merupakan salah satu motor dari pusat ilmu pengetahuan dan teknologi Universitas Indonesia (UI) dalam mewujudkan entrepreneurship berbasis teknologi (technopreneurship). Oleh karena itu, kami mendorong dan mendukung Fakultas Teknik untuk membidani lahirnya perusahaan-perusahaan rintisan baru yang mampu menjawab tantangan dan perkembangan zaman,” kata Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D. selaku Rektor UI dalam Seminar Kewirausahaan dan Launching Technopreneur Club FTUI, Jumat (8/4) lalu.

Kegiatan wirausaha berbasis teknologi ini sejalan dengan visi UI, yaitu menjadi pusat ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan dunia. Demi menjawab tantangan ini, FTUI membuka peluang seluas-luasnya kepada pihak industri dan masyarakat umum yang ingin bekerja sama membangun wirausaha rintisan berbasis teknologi. Dekan FTUI, Prof. Dr. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., mengatakan, “Kami berupaya membangun pengusaha-pengusaha baru di lingkungan FTUI dengan harapan dapat saling bersinergi dan berkolaborasi demi mencapai tujuan bersama, yakni mewujudkan FTUI yang unggul dan berdaya saing global.”

Untuk mendukung kegiatan start-up di perguruan tinggi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI), Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.BA, M.B.A., menyampaikan perlunya sumber daya manusia (SDM) yang unggul dalam membangun start up. “SDM harus berkarakteristik inovatif, berani mengambil risiko, adaptif, memiliki softskill, serta mampu berkolaborasi di setiap lini. Mereka juga harus memiliki prinsip kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Saya berharap mahasiswa UI menyadari pentingnya pengembangan ekonomi kreatif demi kemajuan bangsa. Saya mengajak seluruh pihak, khususnya UI, untuk berperan aktif manfaatkan peluang dan meningkatkan kualitas diri di masa pandemi ini,” kata Dr. Sandiaga dalam sesi keynote speech.

Koordinator Substansi Edukasi 1, Direktorat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif, Kemenparekraf RI, Kemal Akbar Khalikal Isbah Monarfa, A.Md., S.Sos., M.M. dalam kesempatan itu menjelaskan keunggulan ekonomi kreatif, potensi digitalisasi di Indonesia, serta karakteristik yang diperlukan seorang entrepreneur dalam membangun usaha yang Go Digital!. Kemal juga memaparkan program dan kampanye pendukung pengembangan SDM ekonomi kreatif di Indonesia yang dapat diikuti sivitas akademika UI.

Selanjutnya, Sekretaris Unit Wirausaha Inovasi dan Kepala Logistik, Dr. Imam Jauhari Maknun, S.T., M.T., M.Sc. memandu sharing session yang diisi tiga narasumber, yaitu Co-founder dan CEO Widya Robotics (Alwy Herfian Satriatama, S.Si.), Co-founder Javatech Automation (Titos Jartiaso, S.T.), dan Founder Goorita (Yuwono Wicaksono, S.T., M.B.A.). Para narasumber menceritakan motivasi dan pengalaman mereka dalam membangun perusahaan rintisan, termasuk dalam industri keteknikan. Menurut mereka, tantangan yang dihadapi dalam membangun start-up meliputi product market fit, roadmap strategi bisnis di Indonesia, serta keterbatasan SDM dengan digital skills yang mumpuni untuk meningkatkan daya saing ke tingkat internasional. Dengan berkembangnya perusahaan rintisan di Indonesia, mereka berharap sivitas akademika FTUI dapat turut serta mengembangkan ekosistem start-up di Indonesia.

Keseriusan FTUI dalam mengembangkan perusahaan rintisan ini terwujud dengan adanya Entrepreneurship Camp dan Inkubator Bisnis. Kepala Unit Wirausaha Inovasi/Kepala Reverse Engineering Center FTUI, Dr. Muhamad Sahlan, S.Si., M.Eng., menyebutkan, kegiatan Entrepreneurship Camp dan Inkubator Bisnis tidak hanya untuk sivitas akademik FTUI, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum yang tertarik bekerja sama dengan FTUI. Demi membangun ekosistem yang suportif terhadap semangat inovasi dan kewirausahaan di lingkungan FTUI, pada acara tersebut diresmikan Technopreneur Club FTUI.

“Lembaga Technopreneur Club FTUI memiliki sifat layaknya sarang lebah yang merupakan wadah untuk menempatkan dan mengolah potensi terbaik dari sivitas akademika FTUI. Lembaga ini merupakan media bagi para sivitas untuk mengembangkan potensi bisnis berbasis teknologi. Sivitas juga diharapkan mampu menjadi problem solver dari setiap permasalahan sebagai bentuk ikhtiar memajukan peradaban. Sivitas akademika FTUI dan masyarakat umum dapat bergabung dengan Technopreneur Club FTUI melalui https://bit.ly/registrasi_TCFTUI. Pendaftaran dibuka sampai 29 April 2022. Setiap anggota Technopreneur Club FTUI mendapatkan kesempatan mengikuti program dan kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan start up,” kata Dr. Sahlan menutup sesinya.

Seminar dengan tema “Menjadi Insan FTUI yang Unggul dan Berdampak melalui Semangat Berwirausaha” ini merupakan hasil kolaborasi antara Unit Wirausaha dan Inovasi FTUI dan Ikatan Alumni (ILUNI) FTUI. Kegiatan yang dihadiri lebih dari 300 peserta ini diharapkan mampu memunculkan ketertarikan dan keterlibatan sivitas dan masyarakat terhadap kegiatan kewirausahaan yang diselenggarakan Unit Wirausaha dan Inovasi FTUI dalam rangka merealisasikan visi Entrepreneur FTUI Unggul Berdampak ke depannya.

***

Biro Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia

X