Tiga Mahasiswa Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) angkatan 2019, yaitu Muhammad Abiyyu Adikara, Salma Mardhiya, dan Zahrah Zafirah yang tergabung dalam tim Alex Turners and partners berhasil meraih Juara Tiga pada kompetisi kasus bisnis tingkat nasional, StudentsxCEOs Internship Exhibition Case Competition 2021. Tim Alex Turners berhasil menduduki posisi ketiga dari total 41 tim yang berpartisipasi. Kompetisi diselenggarakan oleh StudentsxCEOs Yogyakarta pada 5 Juli–1 Agustus 2021.

Pada kompetisi bisnis ini, setiap tim diberikan kasus yang harus dipecahkan. Tim Alex Turners mempresentasikan solusi untuk Kinobi, platform karier digital Asia Tenggara dalam hal pencarian kerja, persiapan pekerjaan, dan pergantian pekerjaan. Kinobi didirikan di Singapura pada tahun 2020, dan saat ini, Kinobi beroperasi di 3 negara Asia Tenggara lainnya, yaitu Indonesia, Filipina, dan Thailand. Visi Kinobi adalah menjadi platform akselerator karir terbesar di Asia untuk kalangan atas dan angkatan kerja Generasi Z yang akan datang.

“Pada proposal yang kami ajukan, kami memberikan saran agar Kinobi dapat menjadi jembatan bagi perusahaan rintisan tahap awal/kecil di Indonesia yang masih memiliki keterbatasan dari segi dana dan kemampuan. Namun dengan menggunakan Kinobi, mereka tetap dapat menemukan talenta yang berbakat. Kami memberikan tiga solusi untuk memperbaiki strategi perekrutan dengan menyesuaikan era virtual ini dengan menyediakan dan memperbaiki beberapa hal. Tiga solusi yang kami bawa, yaitu Startup Expo, Engagement Dashboard, dan Streamlined Application Process,” kata Muhammad Abiyyu Adikara, ketua tim Alex Turners and partners.

“Solusi pertama, yaitu Startup Expo. Solusi ini bertujuan untuk memberikan lebih banyak kesempatan bagi startup untuk menampilkan gambaran tentang visi dan misi perusahaan, lingkungan kerjanya, budaya, dan nilai-nilai yang dapat ditawarkan perusahaan kepada para calon pekerja. Berbeda dari portal cari kerja lainnya, Startup Expo akan menampilkan nilai-nilai perusahaan, lowongan kerja, persyaratan, dan informasi lainnya,” lanjut Salma.

Solusi kedua adalah Engagement Dashboard. Pada laman ini, Kinobi dapat mewujudkan interaksi antara calon pekerja dan perusahaan rintisan yang juga dilengkapi dengan analitik canggih untuk perusahaan. Engagement Dashboard bertujuan  untuk mendapatkan kandidat potensial yang tertarik untuk bekerja di perusahaan dan membuat mereka tetap terlibat pada laman perusahaan sampai kesempatan kerja yang tepat muncul.

“Solusi terakhir yang kami tawarkan adalah proses aplikasi pada Kinobi yang disederhanakan. Penyederhanaan ini bertujuan untuk memungkinkan perusahaan melacak dan mengelola kemajuan kandidat serta membuat perubahan perekrutan mereka menjadi proses yang konsisten dan efisien. Pencari bakat dapat merampingkan alur kerja perekrutan perusahaan dengan menggunakan proses recruitment yang kami tawarkan. Perusahaan dapat menggunakan fitur tahapan secara keseluruhan, melakukan penyesuaian secara bebas, atau menambahkan sendiri fitur di domain mereka agar sesuai dengan proses perekrutan mereka,” tutup Zahra.

 

 

 

 

FacebookTwitter
X