FacebookTwitterGoogle+PinterestShare

Pada tanggal 10-11 Maret 2018 lalu, Universitas Indonesia (UI) meraih berhasil mendapat peringkat pertama dengan total nilai tertinggi pada ajang Bridge Design Competition di Nanyang Technological University (NTU), Singapura.

Prestasi ini diraih oleh dua mahasiswa Fakultas Teknik UI (FTUI), Sutan Akbar Onggar Siahaan dan Alfiora Santoni yang tergabung dalam tim SIPILISTA. Tim ini berhasil meraih total nilai tertinggi dalam aspek efisiensi, estetika, ekonomis dan presentasi dengan desain jembatan dengan berat 19.2 gram, maksimal load 276 N, dan tingkat efisiensi 1400.

Alfiora, perwakilan dari tim, mengatakan bahwa sebelum keberangkatan, tim ini telah melakukan banyak persiapan dengan berbagai percobaan model desain. Meskipun begitu, namun tetap saja tantangan desain yang diberikan pada saat kompetisi bukan sesuatu yang mudah dikerjakan oleh tim ini. “Hal yang menjadi sulit dan menantang adalah kasusnya baru diberikan pada hari-H perlombaan, dan kasus ini yang belum kita coba sebelumnya di Depok. Jadi kami merasa sangat tertantang,” tutur Alfiora.

Bridge Design Competition merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Civil and Environmental Engineering Club NTU. Pada kompetisi ini peserta membentuk tim yang berisikan dua orang dan setiap tim diminta untuk mendesain struktur prototipe jembatan dengan kayu balsa dan bass.

Kompetisi ini diikuti oleh sekitar 53 tim dari berbagai universitas dan politeknik di Singapura, Malaysia dan Indonesia. Selain tim SIPILISTA, dalam ajang ini UI juga diwakili oleh tim MAKARA GANENDRA yang terdiri dari dua mahasiswa Teknik Sipil yang tergabung dalam CARTALA, klub peminatan jembatan FTUI, yaitu Masrul Wisma Wijaya dan Jonathan Panjaitan. (Humas UI)