FacebookTwitterGoogle+PinterestShare

Geo Challenge Competition (GCC) merupakan kompetisi teknik sipil tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Katolik Parahyangan pada tanggal 7 April 2018. Lomba bertaraf Nasional ini melibatkan mahasiswa/i di universitas-universitas di seluruh Indonesia untuk beradu ketangkasan di bidang geoteknik. Tahun ini, GCC mengangkat tema mengenai soil-pile interaction pada media pasir. Tema tersebut menuntut setiap partisipan lomba untuk membuat prototype tiang pondasi dan memprediksi beban maksimum pondasi tersebut ketika pondasi mengalami penurunan sebesar 10 mm.

Setelah melalui tahap seleksi proposal, Tim Focusrite yang beranggotakan tiga orang mahasiswa teknik sipil FTUI yaitu Muhammad Fadel Adhwiyan, Dwiko Arief Wicaksono, dan Alexander Darmawan berangkat menuju Universitas Katolik Parahyangan untuk masuk ke dalam babak final. Babak final terdiri dari tiga hari. Pada hari pertama, seluruh finalis akan menguji prototype yang dibuat untuk mengetahui besarnya beban yang dapat ditahan tiang pondasi pada saat penurunan sebesar 10 mm. Pada hari kedua, setiap finalis akan mempresentasikan desain prototype di depan para juri dan menjelaskan mengenai kesesuaian/ketidak sesuaian prediksi pada proposal dengan hasil pengujian pada hari sebelumnya. Pemenang akan diumumkan pada National Seminar yang diadakan pada hari ketiga.

Tim Focusrite mendapat giliran terakhir untuk melakukan pengujian prototype. Dari hasil pengujian yang dilakukan, prototype milik Tim Focusrite berhasil menahan beban sebesar 123 kg pada penurunan tiang pondasi sebesar 10 mm. Hasil tersebut sedikit berbeda dari prediksi pada proposal yaitu sebesar 121.64 kg. Pada hari berikutnya, Tim Focusrite melakukan presentasi hasil pengujian prototype yang telah dilakukan. Presentasi dilakukan di depan para juri yang terdiri dari: Cindarto Lie, M.Sc., Dr. A. Eddy Triyanto Sudjatmiko, dan Dr. Rinda Karlinasari, Ir., M.T.. Hasil dari pengujian prototype dan presentasi tersebut diumumkan pada National Summit di hari ketiga. Hasilnya, Tim Focusrite keluar sebagai juara pertama pada Kompetisi Geo Challenge Competition 2018 ini. (Kemahasiswaan FT)