enid
enid

Teliti Perilaku Cold-Formed Steel Berpenampang Tipis, Tri Widya Swastika Raih Gelar Doktor di FTUI

Tri Widya Swastika, mahasiswa program doktor Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik UI (FTUI), berhasil menyelesaikan studinya pada sidang terbuka promosi doktor di FTUI pada Jumat (02/01). Pada kesempatan tersebut, Widya mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Kajian Eksperimental Tegangan Sisa pada C-Section F550 dan Sambungan Sekrup pada Balok Cold-Formed Steel Built-Up Box Section”

Dalam disertasinya, Widya mengkaji perilaku struktur baja canai dingin (cold-formed steel/CFS) berpenampang tipis, khususnya profil C-section setebal 0,75 mm. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan CFS di Indonesia yang memiliki keunggulan ringan, kuat, efisien, dan ramah lingkungan, namun berpotensi mengalami penurunan kinerja akibat tegangan sisa yang timbul selama proses pembentukan dingin.

“Dengan menggunakan material CFS mutu G550, penelitian ini mengukur tegangan sisa melalui metode cos-α X-Ray Diffraction dan sectioning, yang menunjukkan bahwa tegangan sisa berada pada kisaran 3–5 persen dari tegangan leleh dan tarik material. Pemahaman terhadap tegangan sisa menjadi penting agar pemanfaatan cold-formed steel dapat lebih aman, efisien, dan optimal dalam aplikasi struktur,” ujar Widya.

Penelitian ini juga mengkaji kinerja balok CFS built-up box section yang dibentuk dari dua profil C-section dengan variasi jarak tie constraints. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan kapasitas beban dan momen ultimit hingga 23,92 persen, dengan jarak 5,5H ditetapkan sebagai konfigurasi optimum. Selain itu, kajian sambungan sekrup menunjukkan bahwa sambungan tipe Cf dengan un-spliced self-drilling screw mampu mencapai hingga 97 persen kapasitas momen balok utuh.

“Hasil ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam perancangan struktur baja ringan yang lebih andal dan berkelanjutan, khususnya untuk pengembangan sistem built-up di Indonesia,” tambahnya.

Dalam sidang promosi doktor, Ketua Dewan Penguji, Prof. Dr. Ir. Yanuar, M.Eng., M.Sc., juga memberikan apresiasi atas kualitas riset yang dihasilkan. “Disertasi yang disusun menunjukkan kedalaman analisis dan ketelitian metodologis yang sangat baik, serta memberikan kontribusi ilmiah yang signifikan terhadap pengembangan ilmu struktur baja, khususnya pada kajian cold-formed steel berpenampang tipis,” ujar Prof. Yanuar.

Berkat penelitiannya, Widya berhasil lulus dengan IPK 3.93, predikat Sangat Memuaskan dan tercatat sebagai Doktor ke-87 dari Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, serta Doktor ke-634 dari FTUI.

Hasil penelitian dipresentasikan dalam sidang terbuka promosi doktor yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Yanuar, M.Eng., M.Sc.,  sebagai Ketua Sidang, dengan Prof. Dr. Ir. Heru Purnomo, DEA, sebagai promotor, Dr.-Ing. Ir. Henki Wibowo Ashadi, sebagai ko-promotor. Tim penguji terdiri dari Ayomi Dita Rarasati, ST, MT, Ph.D, Dr. Ir. Yuskar Lase, DEA, Dr. Mulia Orientilize, S.T., M.Eng., Prof. Dr. Ir. Rini Riastuti, M.Sc., dan Prof. Dr. Ir. Wiryanto Dewobroto, M.T.

***

Kantor Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia

X