enid
enid

Muhammad Burhanuddin Fauzi Raih Doktor di Fakultas Teknik Universitas Indonesia lewat Inovasi Pengering Kopi Energi Surya Berbasis Beeswax

Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) kembali meluluskan doktor baru dari Program Studi Teknik Mesin pada Jumat (06/02). Muhammad Burhanuddin Fauzi resmi meraih gelar Doktor sebagai Doktor ke-130 pada Program Studi Teknik Mesin dan Doktor ke-654 di FTUI dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93 dan predikat Cum Laude.

Pada disertasinya, Burhanuddin mengangkat topik pemanfaatan material penyimpan panas berbasis beeswax untuk meningkatkan efisiensi sistem pengering kopi Arabika berbasis energi surya dan pemanas listrik. Penelitian ini berfokus pada optimalisasi konversi dan konservasi energi, sekaligus menjaga kualitas hasil pengeringan kopi melalui kestabilan temperatur proses.

Disertasi berjudul Pemanfaatan Beeswax sebagai Media Penyimpanan Panas Matahari untuk Sistem Pengering Kopi Arabika Berbasis Energi Surya dan Pemanas Listrik meneliti penggunaan phase change material (PCM) beeswax dengan titik leleh sekitar 62,3°C. Material ini mampu menyerap panas matahari pada siang hari dan melepaskannya kembali saat malam hari atau ketika energi matahari menurun, sehingga sistem pengering tetap dapat beroperasi secara berkelanjutan. Melalui kombinasi eksperimen dan simulasi termal, penelitian ini menguji parameter seperti fluks massa udara, temperatur pengeringan, dan ketebalan lapisan biji kopi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengering yang dikembangkan mampu menjaga kestabilan temperatur sesuai standar mutu pengeringan kopi Arabika sekaligus meningkatkan kontinuitas operasi pada kondisi variasi energi. “Desain sistem pengering surya terintegrasi PCM juga terbukti adaptif terhadap perubahan ketersediaan energi, dengan memanfaatkan radiasi matahari, penyimpanan kalor laten, serta pemanas bantu pada kondisi tertentu, sehingga berpotensi meningkatkan efisiensi energi dan kualitas produk akhir kopi Arabika,” jelasBurhanuddin.

Dalam paparannya, Burhanuddin menyampaikan bahwa penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan teknologi pengolahan hasil pertanian berbasis energi terbarukan di Indonesia. “Pengembangan sistem pengering berbasis energi surya dengan penyimpanan panas diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses pascapanen sekaligus mendukung pemanfaatan energi ramah lingkungan,” ujarnya.

Menanggapi capaian tersebut, Prof. Dr. Ir. Akhmad Herman Yuwono, M.Phil.Eng selaku Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan FTUI menyampaikan, “Pencapaian ini menunjukkan konsistensi FTUI dalam mendorong riset inovatif yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan teknologi berkelanjutan, khususnya pada sektor energi dan agroindustri nasional.”

Hasil penelitian dipresentasikan dalam sidang terbuka promosi doktor yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Akhmad Herman Yuwono, M.Phil.Eng. sebagai Ketua Sidang, dengan Prof. Dr. Ir. Engkos Achmad Kosasih M.T., sebagai promotor, Ir. Ardiyansyah, S.T., M.Eng., Ph.D., sebagai ko-promotor. Tim penguji terdiri dari Prof. Dr. Ir. Raldiartono Koestoer, DEA., Dr. Ir. Bambang Ariantara, M.T., Prof. Dr.-Ing. Ir. Nandy Setiadi Djaya Putra, Prof. Dr. Ir. Imansyah Ibnu Hakim, M.Eng., Dr. Eng. Sholahudin, S.T., M.Sc.

***

Kantor Komunikasi Publik

Fakultas Teknik Universitas Indonesia

X