enid
enid

Kerja Sama FTUI dan UMN Jajaki Program Fastrack dan Dual/Double Degree

Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) terus memperluas jejaring kolaborasi strategis dengan berbagai perguruan tinggi nasional. Salah satu inisiatif terbaru adalah penjajakan kerja sama antara FTUI dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), khususnya dalam bidang Teknik Elektro. Pertemuan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua institusi ini membahas sejumlah peluang kolaborasi akademik, dengan fokus utama pada pengembangan program Fastrack S1 di UMN dengan S2 di FTUI, serta opsi Joint Degree dan Double Degree. Pertemuan ini diadakan di Ruang Rapat Pimpinan Gedung Dekanat FTUI pada Rabu (18/2).

Dari pihak FTUI, Prof. Dr. Ir. Akhmad Herman Yuwono, M.Phil.Eng, Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan, membuka diskusi dengan menyoroti potensi kerja sama di bidang Teknik Elektro dan Teknik Komputer, khususnya melalui skema Fastrack. Dekan Fakultas Teknik UMN, Dr. Eng. Niki Prastomo, S.T., M.Sc., menyampaikan ketertarikan UMN terhadap program Fastrack yang memungkinkan mahasiswa S1 UMN melanjutkan studi S2 di FTUI dalam jalur percepatan.

Skema yang diusulkan mencakup pola studi reguler S1 di UMN pada semester 1 hingga 5, semester 6 magang, semester 7 mata kuliah elektif, serta semester 8 tugas akhir. Sementara itu, untuk mendukung skema Fastrack menuju S2 FTUI, diperlukan penyesuaian kurikulum dan kesesuaian mata kuliah dengan persentase kecocokan tertentu, terutama apabila dikembangkan dalam bentuk Joint Degree atau Double Degree dengan minimal kesetaraan 75%.

UMN juga menegaskan bahwa mata kuliah khas institusi akan tetap dipertahankan sebagai bagian dari identitas akademik mereka. Rata-rata IPK mahasiswa UMN yang berada di angka 3,4 dinilai cukup kompetitif untuk mendukung skema percepatan, dengan kemungkinan penetapan syarat IPK minimal tertentu, misalnya 3,5, sebagaimana praktik Fastrack internal FTUI.

Dalam diskusi, Aji Nur Widyanto, S.T., M.T. memaparkan struktur akademik FTUI berdasarkan Kurikulum 2024. Pada jenjang S1 terdapat tiga program studi, sedangkan pada jenjang S2 terdapat dua program studi (Teknik Elektro dengan peminatan Teknik Elektro dan Biomedik), serta satu program studi S3 Teknik Elektro. Beberapa peminatan yang dinilai potensial untuk kolaborasi adalah Otomasi Rekayasa dan Analisis Data, serta Keamanan Siber.

Sebagai langkah konkret, kedua pihak sepakat untuk saling bertukar dokumen contoh program Fastrack dan kurikulum masing-masing sebagai bahan kajian lebih lanjut. Dekan FTUI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D. pun turut menyoroti pertemuan ini. “Penjajakan kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan, memperkuat sinergi akademik, serta memberikan jalur percepatan studi yang berkualitas bagi mahasiswa kedua institusi. Dengan fondasi kurikulum yang kuat dan komitmen bersama, kami optimistis dapat menghadirkan skema pendidikan inovatif yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi masa depan,” ujar Prof. Kemas.

***

Kantor Komunikasi Publik

Fakultas Teknik Universitas Indonesia

X