Sebuah buku hasil kolaborasi antara dosen dan peneliti asal Indonesia dan Belanda berjudul Historic Urban Landscape (HUL) Quick Scan Method diluncurkan pada 25 November 2021 yang lalu. Buku yang disusun oleh Vera D. Damayanti, Hasti Tarekat Dipowijoyo, Kemas Ridwan Kurniawan, Jacqueline Rosbergen, Peter Timmer, dan Punto Wijayanto ini diperuntukkan sebagai buku pegangan pengajaran bagi para dosen universitas.

Turut hadir dalam peluncuran buku tersebut, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Prof. Aris Junaidi, Ph.D. Dalam sambutannya, Prof. Aris Junaidi menyampaikan, “Handbook ini merupakan hasil kolaborasi dari Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Trisakti, dan lembaga budaya dan peninggalan Belanda. Kami mengapresiasi kolaborasi ini dan menantikan kerja sama lain yang bermanfaat antara Indonesia dan Belanda.”

Metode Pemindaian Cepat HUL dalam buku ini merupakan alternatif bagi dosen dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran. Selain itu, buku ini menawarkan pendekatan interdisipliner untuk melakukan program atau kegiatan yang relevan dengan semangat industri 4.0 dan masyarakat 5.0, juga sejalan dengan kebijakan nasional Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

MBKM mendorong siswa untuk memilih beberapa jalur untuk mengembangkan kompetensi mereka dengan pembelajaran yang fleksibel (informed self-directed learning) dan membayangkan dosen sebagai co-pilot dalam perjalanan belajar yang kreatif dan inovatif. Buku pegangan ini dapat menjadi referensi untuk proyek pembelajaran berbasis dan kolaboratif, juga membuat siswa memiliki lebih banyak kesempatan di luar kampus dalam kegiatan pembelajaran.

Turut hadir pula perwakilan dari International Heritage Affair, Cultural Heritage Agency of the Netherlands (RCE), Jean Paul Corten yang berharap buku ini dapat membantu dalam bidang Historic Urban Landscape.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Unit Kebudayaan UNESCO Jakarta, Moe Chiba, menyampaikan harapannya agar publikasi ini dapat menjangkau lebih banyak kota di Indonesia dan Asia Tenggara sebagai partisipan dalam urban landscape management. “Keberagaman pengalaman dari berbagai wilayah akan membuat urban landscape management semakin dinamis. Kami harap, rekomendasi ini relevan dan bukan hanya konsep belaka,” ujarnya.

Buku ini diharapkan dapat mentransfer pengetahuan dan memberi dampak bagi warisan perkotaan serta pelestarian dan pengembangan budaya lokal di Indonesia. Buku pegangan tersebut dapat diakses untuk umum pada pranala dibawah ini. https://issuu.com/architectureuniversitasindonesia/docs/hul_layout_-_english_final_interactive_

Buku tersebut diluncurkan bertepatan dengan peringatan sepuluh tahun rekomendasi di bidang Historic Urban Landscape, Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI). Dekan Fakultas Teknik UI, Dr. Ir. Hendri D.S. Budiono M.Eng., menyampaikan apresiasi yang setinggi- tingginya untuk para penulis dan semua pihak yang terlibat dalam penyusunan handbook, yang datang dari berbagai universitas dan institusi di Indonesia maupun Belanda.

FacebookTwitter
X