Tanggal 6 Juni 2022 yang akan datang, Kantek FTUI rencananya akan buka kembali melayani sivitas akademika FTUI. Sebelumnya, pada 21–25 Maret lalu, Kantek FTUI telah melakukan uji coba dengan membuka layanan bagi para mahasiswa FTUI yang melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS) secara luring. Antusiasme beragam datang dari sivitas akademika Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dan penjual di Kantin Teknik (Kantek) yang kembali berjualan. Bagi mahasiswa FTUI angkatan 2020 dan 2021, ini adalah kali pertama mereka merasakan perkuliahan secara luring.

Akmali Putri, mahasiswa Departemen Teknik Lingkungan 2021 membagikan perasaannya mengenai pelaksaaan perkuliahan luring. “Sejujurnya senang kuliah offline, tapi ada sedihnya juga karena kuliah offline hanya untuk UTS, sedangkan belajarnya masih online. Kalau senangnya karena bisa ketemu sama teman yang lain karena biasanya cuman ketemu online.” Putri juga menyampaikan bahwa dia masih harus menggunakan bantuan maps untuk menuju salah satu gedung. Hal ini karena dia belum mengingat letak gedung-gedung di lingkungan FTUI.

Tidak hanya dari mahasiswa FTUI, mahasiswa dari fakultas lain juga turut berkunjung ke FTUI untuk kembali merasakan masakan tenant yang tersedia di Kantek. “Sebelum pandemi, saya sering makan di Kantek, ini pertama kali ke sini lagi setelah pandemi. Yang aku rasakan ketika udah mulai kuliah offline lagi itu berkurang stress-nya. Karena kalau online pemandangannya tembok lagi. Jadi bagi aku, kuliah offline ini mengurangi stres,” kata Ela, mahasiswa Biologi FMIPA UI angkatan 2018 yang sedang berkunjung ke Kantek bersama dua temannya.

Mahasiswa FTUI lainnya juga turut menyampaikan antusiasme yang mereka rasakan untuk perkuliahan luring. Adapun beberapa alasannya adalah materi yang lebih mudah dimengerti, dapat kembali bertemu dengan teman-teman, dan mengurangi kejenuhan ketika mengerjakan tugas dan skripsi. Jika percobaan transisi ini berhasil, FTUI selanjutnya akan mengadakan perkuliahan secara 100% tatap muka. Tentunya, beragam harapan sivitas akademika disampaikan untuk FTUI dalam proses perkuliahan yang berlangsung, baik secara daring dan luring.

“Menurut saya mungkin FTUI bisa dibuka full capacity secepatnya. I mean it’s already all good. Jadi, kita bisa kembali berprogres,” kata Rithik, mahasiswa KKI Departemen Teknik Mesin, 2018. Senada dengan Rithik, Indah (DCM CCIT 2021) berarap FTUI dapat menjalankan kuliah tatap muka secara penuh. Kemudian, Rafi (KKI Departemen Teknik Mesin, 2018) menambhkan agar protoko kesehatan di lingkungan FTUI diperketat untuk menghindari timbulnya klaster tersendiri.

Salah satu pedagang di Kantek juga turut menyampaikan harapannya untuk FTUI, “Saya sudah berjualan dari tahun 1987. Harapan saya, semoga pandemi segera selesai. Jadi ,semua bisa kembali normal, perkuliahan juga kembali normal, dan semuanya sehat-sehat.”

***

Biro Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia

FacebookTwitter
X