Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) secara resmi membuka rangkaian kegiatan Enterprise Engineering Summit (ENTERNS) UI 2026 melalui acara Grand Opening yang diselenggarakan di Auditorium K301, Gedung K FTUI, pada Senin (06/07). Mengusung tema “Build What Matters: Technopreneurship for Real-World Impact”, ENTERNS UI 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan inovasi berbasis teknologi dan kewirausahaan yang mampu memberikan dampak nyata serta berkelanjutan bagi masyarakat.
ENTERNS merupakan hasil kolaborasi antara FTUI dan Wadhwani Foundation, organisasi nirlaba global yang berfokus pada pengembangan ekosistem kewirausahaan dan pendidikan. Melalui pendekatan experiential learning, program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan mengidentifikasi permasalahan nyata, merancang solusi berbasis teknologi, membangun model bisnis yang berkelanjutan, serta mempersiapkan diri menghadapi dinamika industri dan dunia usaha di masa depan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen FTUI dalam memperkuat budaya inovasi dan kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi.
Salah satu agenda utama dalam ENTERNS UI 2026 adalah Business Innovation Competition (BIC), sebuah kompetisi yang mengajak mahasiswa program sarjana dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengidentifikasi permasalahan di dunia nyata dan menawarkan solusi inovatif melalui pendekatan teknologi dan kewirausahaan. Kompetisi ini memperebutkan total hadiah senilai Rp25.000.000++, dengan tiga tim terbaik akan memperoleh kesempatan memperoleh konversi akademik sebesar 3 SKS, sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi yang dihasilkan.
Dalam sambutannya, Dekan FTUI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D., menyampaikan, “Sebagai institusi pendidikan tinggi, Fakultas Teknik Universitas Indonesia memiliki komitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki keunggulan akademik dan kompetensi keteknikan, tetapi juga integritas, kepedulian terhadap masyarakat, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan”
“ENTERNS menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide menjadi solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Wadhwani Foundation, kami berharap semakin banyak inovasi dan technopreneur muda yang lahir dari lingkungan FTUI dan mampu berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional maupun global,” ujar Prof. Kemas.
Project Officer ENTERNS UI 2026, Ekaputra Win Yudha Ahsanto, menjelaskan bahwa ENTERNS tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi ekosistem pembelajaran yang mendorong mahasiswa memahami proses inovasi secara menyeluruh, mulai dari identifikasi masalah, validasi solusi, hingga penyusunan model bisnis yang berkelanjutan. “Melalui ENTERNS, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang aplikatif sehingga peserta tidak hanya menghasilkan ide, tetapi juga memahami bagaimana sebuah inovasi dapat diimplementasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami berharap kompetisi ini menjadi ruang kolaborasi bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menciptakan solusi yang relevan terhadap kebutuhan bangsa,” ujar Ekaputra.
Rangkaian ENTERNS UI 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan mahasiswa, akademisi, praktisi industri, hingga mitra strategis dalam membangun jejaring inovasi dan kewirausahaan. Melalui penyelenggaraan ENTERNS secara berkelanjutan, FTUI berharap dapat memperkuat ekosistem technopreneurship di Indonesia, sekaligus mendorong lahirnya generasi inovator yang mampu mengembangkan teknologi menjadi solusi yang berdampak, berdaya saing, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
***
Kantor Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia






