Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) menjalin kemitraan strategis dengan Italdesign, perusahaan desain dan rekayasa otomotif ternama asal Italia, melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) sebagai bentuk komitmen kerja sama di bidang pendidikan teknik, pelatihan, dan riset bersama. Penandatanganan ini dilakukan di Gedung Dekanat FTUI pada Kamis (24/07) lalu.
Kunjungan delegasi Italdesign ke Kampus UI Depok dipimpin oleh Davide Casini, Chief Technical Officer, didampingi Paolo Pagella (Head of Project Management), Joaquin Garcia (Chief Designer), dan Andrea Porta (Business Development Manager untuk kawasan Timur Tengah dan Asia Pasifik). Delegasi disambut langsung oleh Dekan FTUI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D., bersama jajaran pimpinan FTUI.
Penandatanganan LoI ini merupakan langkah awal dari kesepahaman bersama antara FTUI dan Italdesign dalam tiga fokus utama:
1. Kolaborasi Pelatihan Teknik dan Rekayasa
Pengembangan pelatihan teknis untuk mahasiswa dan dosen, khususnya dalam bidang otomotif dan desain industri, guna meningkatkan kompetensi internasional dan kesiapan menghadapi transformasi industri global.
2. Kolaborasi Akademik
Pertukaran pengetahuan melalui kuliah tamu dari pakar Italdesign, pengembangan kurikulum bersama yang berbasis kebutuhan industri, serta peluang magang internasional bagi mahasiswa FTUI.
3. Kolaborasi Riset
Pelaksanaan proyek riset bersama yang mencakup teknologi kendaraan masa depan, desain produk inovatif, dan pengembangan solusi mobilitas berkelanjutan.
“Kolaborasi ini merupakan langkah penting bagi FTUI untuk menghadirkan pengalaman internasional langsung dari pelaku industri global kepada mahasiswa dan sivitas akademika. Italdesign adalah mitra yang sangat relevan karena berada di garis depan pengembangan teknologi otomotif dan desain industri dunia,” ujar Prof. Kemas.
Pihak Italdesign pun menyampaikan antusiasmenya terhadap kerja sama ini. Menurut Davide Casini, Indonesia merupakan salah satu pasar potensial dan pusat pertumbuhan industri otomotif masa depan di Asia Tenggara.
“Kami melihat kerja sama ini bukan hanya tentang pendidikan, tetapi juga tentang masa depan mobilitas. Kami berharap dapat bersama-sama merancang solusi inovatif untuk tantangan global, dari kendaraan listrik hingga desain berkelanjutan,” ujar Casini.
Langkah selanjutnya dari kerja sama ini adalah penyusunan Agreement of Implementation (AoI) yang akan memuat rincian lebih lanjut mengenai peran, tanggung jawab, serta mekanisme implementasi dari program-program yang disepakati bersama.
Melalui inisiatif ini, FTUI kembali menegaskan komitmennya dalam menjalin kemitraan strategis tingkat global untuk menghadirkan pendidikan teknik yang unggul, relevan dengan kebutuhan industri, dan mendorong lahirnya inovasi masa depan dari para mahasiswa dan peneliti Indonesia.
***
Kantor Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia