enid
enid

FTUI dan Kementerian Perhubungan Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan, Riset, dan Pengembangan SDM

Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar pertemuan kerja sama pada Senin (17/11) untuk membahas peluang kolaborasi strategis di bidang pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan FTUI, Dr. Sahlan, Prof. Fitri Yuli Zulkifli, Andika, dan serta perwakilan Kemenhub, termasuk Kepala TU Bagian Keuangan, Bapak Aris, Ibu Desi, dan tim teknis terkait. 

Pertemuan dibuka oleh Dr. Sahlan yang menyampaikan apresiasi terhadap komitmen kedua institusi untuk merintis kerja sama jangka panjang. “Kami berharap pertemuan ini dapat menjadi fondasi kolaborasi strategis yang memberikan manfaat nyata bagi perkembangan pendidikan teknik dan sektor transportasi nasional,” ujarnya. 

Dalam sesi paparan, Kemenhub memperkenalkan Vehicle Testing and Certification Center (VTCT), unit teknis tertua di Direktorat Perhubungan Darat yang memiliki sekitar 74 penguji kendaraan bermotor di berbagai daerah. Fasilitas VTCT mencakup area pengujian indoor dan outdoor (proving ground), layanan technical service untuk industri otomotif, bengkel carousel untuk pemeriksaan rancang bangun kendaraan, serta berbagai laboratorium pengujian kendaraan. Layanan utama yang tersedia meliputi pengujian tipe untuk penerbitan Sertifikat Uji Tipe (SUT), pengujian konversi dan modifikasi, pengujian prototipe, pengujian sampel berkala, hingga pengujian emisi CO₂. 

Lebih lanjut, Aris selaku Kepala Laboratorium Uji Tabrak menjelaskan fasilitas unggulan yang dimiliki Kemenhub, termasuk high speed track, area dinamis untuk stability control, low friction braking, noise emission loop, serta fasilitas pengujian tabrak depan dan samping. Ia juga memaparkan rencana pembangunan proving ground baru dengan skema KPBU yang ditargetkan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dengan lintasan ±3,5 km. “Fasilitas ini kami harapkan dapat dimanfaatkan secara luas oleh akademisi, termasuk mahasiswa dan peneliti dari FTUI,” ungkapnya. 

Pertemuan berlanjut dengan pembahasan Program Profesi Insinyur (PPI) FTUI yang disampaikan Prof. Fitri Yuli Zulkifli. Beliau memaparkan bahwa PPI merupakan mandat nasional yang memberikan jenjang profesi Insinyur (Ir) dengan total 24 SKS. Melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), peserta dapat menyelesaikan program dalam satu semester jika portofolio memadai. “PPI membuka peluang bagi Kemenhub untuk memperkuat kompetensi SDM teknis melalui jenjang profesi dan kurikulum yang adaptif,” ujar Prof. Yuli. 

Kemenhub juga membuka akses fasilitas riset bagi FTUI, mencakup riset otomotif statistik, uji emisi, driving cycle, kendaraan listrik, hingga kajian perkapalan dan dirgantara. Diskusi turut membahas peluang kerja sama akademik seperti program S2 single degree, penelitian bersama, serta penyusunan kerja sama turunan yang lebih spesifik sesuai kebutuhan akademik dan teknis. FTUI menanggapi positif peluang tersebut dan menekankan pentingnya sinergi riset antara dunia akademik dan sektor transportasi. 

Dalam sesi yang diisi CDC FTUI, Kemenhub juga menawarkan kesempatan magang reguler dan kerja praktik yang dapat diikuti mahasiswa FTUI. Poster dan informasi program akan disebarkan melalui kanal CDC, dengan periode ideal pada Juni–Agustus. 

Mengakhiri pertemuan, kedua pihak menyepakati sejumlah tindak lanjut, antara lain pembentukan PIC (person-in-charge) bersama, penyusunan draf kerja sama baru, penjajakan program riset dan pemanfaatan proving ground, serta persiapan PKS turunan. Rencana kunjungan balasan FTUI ke fasilitas Kemenhub juga akan dijadwalkan dalam waktu dekat. 

Melalui pertemuan ini, FTUI dan Kemenhub sepakat untuk memperkuat kolaborasi jangka panjang dalam pengembangan riset, pendidikan profesi, dan pengembangan SDM. “Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak signifikan bagi penguatan teknologi transportasi nasional dan peningkatan kapasitas talenta teknik Indonesia,” tutup Sahlan. 

*** 

Kantor Komunikasi Publik 

Fakultas Teknik Universitas Indonesia

X