Amarudin Daulay, mahasiswa program doktor Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dengan IPK 3,87 dan predikat Sangat Memuaskan. Ia tercatat sebagai Doktor ke-193 Departemen Teknik Elektro dan Doktor ke-642 FTUI pada sidang terbuka promosi doktor pada Rabu (07/01).
Dalam sidang tersebut, Amarudin mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengembangan Federated Graph Contrastive Learning pada Keamanan Internet of Medical Things (IoMT) untuk Perlindungan terhadap Serangan Data Poisoning dan Inference.” Penelitian ini menyoroti tantangan keamanan pada sistem IoMT yang memanfaatkan pembelajaran mesin terdistribusi, khususnya terkait ancaman terhadap privasi dan integritas data medis.
“Melalui pendekatan federated learning yang dikombinasikan dengan graph contrastive learning, penelitian ini mengembangkan model keamanan yang mampu meningkatkan ketahanan sistem IoMT terhadap serangan data poisoning serta serangan inference. Pendekatan tersebut memungkinkan proses pelatihan model dilakukan secara kolaboratif tanpa memusatkan data sensitif, sehingga risiko kebocoran informasi medis dapat diminimalkan,” terang Amarudin dalam presentasinya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan mampu meningkatkan robustness dan akurasi sistem dalam mendeteksi serta mereduksi dampak serangan siber pada lingkungan IoMT. Selain itu, integrasi struktur graf pada proses pembelajaran memberikan representasi relasi data yang lebih komprehensif, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih andal pada sistem layanan kesehatan berbasis IoT.
Amarudin menyampaikan bahwa riset ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan sistem kesehatan digital yang aman.
“Penelitian ini diharapkan dapat mendukung penguatan keamanan dan perlindungan privasi data medis pada sistem IoMT, sekaligus menjadi dasar bagi pengembangan solusi pembelajaran mesin terdistribusi yang lebih andal,” ujar Amarudin.
Sidang terbuka promosi doktor tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Yanuar, M.Eng., M.Sc. selaku Ketua Sidang, yang memberikan apresiasi atas kualitas riset dan relevansinya terhadap isu strategis di bidang keamanan siber dan teknologi kesehatan.
“Disertasi ini mengangkat isu yang sangat relevan, khususnya pada aspek keamanan dan privasi data medis. Pendekatan yang digunakan menunjukkan kebaruan dan potensi kontribusi yang kuat baik secara akademik maupun aplikatif,” ungkap Prof. Yanuar.
Melalui pencapaian ini, FTUI kembali menegaskan perannya dalam mendorong riset multidisiplin yang mengintegrasikan teknologi informasi, kecerdasan buatan, dan keamanan siber, sejalan dengan kebutuhan transformasi digital di sektor kesehatan.
Hasil penelitian dipresentasikan dalam sidang terbuka promosi doktor yang dipimpin Prof. Dr. Ir. Yanuar, M.Eng., M.Sc., sebagai Ketua Sidang, dengan Prof. Dr. -Ing. Kalamullah Ramli, M.Eng, sebagai promotor, Dr. Ruki Harwahyu, S.T., M.T., M.Sc., sebagai ko-promotor. Tim penguji terdiri dari Prof. Dr. Teddy Surya Gunawan, MEng, CEng, IPU., Prof. Dr. Ir. Riri Fitri Sari, MM. MSc., Prof. Dr. Ir. Anak Agung Putri Ratna, M. Eng., Prof. Dr. Ir. Dodi Sudiana, M. Eng., Dr. Prima Dewi Purnamasari, S.T, M.T, MSc., dan Alfan Presekal, ST, MSc., PhD.
***
Kantor Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia




