Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih empat penghargaan pada tiga kategori di ajang Integrated Petroleum Festival (IPFEST) 2026. IPFEST 2026 merupakan kompetisi berskala nasional dan internasional yang diselenggarakan oleh Teknik Perminyakan ITB ini berlangsung selama tiga bulan di Kampus ITB Ganesha, Bandung, dengan pengumuman pemenang pada 14 Februari 2026, serta diikuti oleh lebih dari 200 tim dan lebih dari 600 peserta dari berbagai perguruan tinggi.
Tim Champ Champ yang terdiri dari Douglas Tjeng, Areta Tria Bestari, dan Kirana Intan Wulandari (Teknik Kimia 2024), berhasil meraih 1st Place (Champion) pada kategori Paper and Poster Competition. Mengusung karya berjudul “From Methane Emissions to Reservoir Energy: Integrated Landfill Gas Capture, Methane Reforming, and CO₂-Enhanced Oil Recovery as a Circular Energy and Emission Mitigation Pathway in Indonesia” Tim mengusulkan pemanfaatan gas metana TPA untuk produksi hidrogen serta pemanfaatan CO₂ hasil tangkapan untuk CO₂-EOR, guna mendukung reduksi emisi, energi bersih, dan ekonomi sirkular.
“Kami ingin menunjukkan bahwa tantangan pengelolaan sampah dan transisi energi dapat dihubungkan melalui pendekatan rekayasa yang terintegrasi, sehingga menghasilkan solusi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aplikatif bagi konteks Indonesia,” ujar Douglas Tjeng.
Tim Crucio yang terdiri dari Jonathan Denver Purba, Nabila Najlaa Cattleya, dan Caroline Kurniawan (Teknik Kimia 2023), berhasil meraih Second Place (1st Runner-Up) pada kategori Mud Innovation Competition, melalui karya berjudul “Beyond Mud: Drilling Fluids as the Key to Stable and Sustainable Wells”. Tim ini mengembangkan sistem drilling fluid inovatif untuk sumur HPHT yang meningkatkan keandalan pengeboran sekaligus menekan biaya hingga 43,48%.
“Kami merancang sistem fluida yang tidak hanya mampu menjawab tantangan geologi dan narrow mud window, tetapi juga memberikan efisiensi biaya dan keberlanjutan operasional, sehingga relevan untuk diterapkan pada proyek pengeboran industri migas modern,” ujar Jonathan Denver Purba.
Tim Tan et al. yang terdiri dari Michael Christian Tan (Teknik Bioproses 2024), Awanda Naurah Daniswara (Teknik Bioproses 2023), dan Gina Ramadhania Wahyu (Teknik Kimia 2024), berhasil meraih Third Place (2nd Runner-Up) pada kategori Mud Innovation Competition, melalui karya berjudul “Optimization of HTHP Water-Based Mud for Sustainable Wellbore Stability in IPFEST-26 Wells.” Tim mengembangkan sistem water-based mud kondisi HPHT yang meningkatkan stabilitas sumur sekaligus menekan biaya operasional hingga 15,64%.
“Kami berupaya merancang sistem lumpur yang tidak hanya stabil secara teknis pada kondisi HPHT, tetapi juga efisien dan berkelanjutan dari sisi operasional,” ujar Michael Christian Tan.
Tim Theodore LD yang terdiri dari Ratu Khalisa Nabila (Teknik Bioproses FTUI 2023), serta Hisnu Ghaitsul Hudna dan Allodya Revansha Puteri Andrea (Geologi FMIPA UI 2022), berhasil meraih Juara 2 (1st Runner-Up) pada Lomba Cerdas Cermat industri energi bertema “Empowering Youth Knowledge and Innovations to Advance Sustainable Energy Solutions.”
“Kompetisi ini menjadi ruang bagi kami untuk mengasah wawasan lintas disiplin dan menunjukkan bahwa generasi muda memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam pengembangan solusi energi berkelanjutan,” ujar Ratu Khalisa Nabila.
***
Kantor Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia


