enid
enid

Promosi Doktor FTUI: Inovasi Konversi Limbah Sagu Menjadi Syngas oleh Benny Susanto

Benny Susanto, mahasiswa program doktor Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik UI (FTUI), berhasil menyelesaikan studinya dengan IPK 3.80, predikat Sangat Memuaskan dan tercatat sebagai Doktor ke-126 dari Departemen Teknik Mesin serta Doktor ke-627 pada sidang terbuka promosi doktor di FTUI pada Kamis (04/12).   Pada kesempatan tersebut, Benny mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Produksi Syngas dari Limbah Kulit Batang Pohon Sagu Menggunakan Gasifier Tipe Top-Lift Updraft dengan Variasi Jenis Biomassa dan Equivalen Rasio terhadap Komposisi Gas dan Hasil Energi.” 

Produksi sagu merupakan komoditas penting bagi ketahanan pangan Indonesia, khususnya kawasan Papua. Namun, proses ini menghasilkan limbah dalam jumlah besar dengan rasio produk terhadap limbah mencapai 1:6. Melalui pendekatan gasifikasi, Benny mengonversi limbah batang sagu menjadi Synthetic Gas (Syngas) yang mengandung gas-gas mampu bakar seperti CO, H₂, dan CH₄. 

Penelitian ini diawali dengan karakterisasi tiga bagian limbah batang sagu—kulit, bagian tengah, dan bagian dalam, untuk menilai potensi energi biomassa masing-masing. Hasil analisis SEM-EDX menunjukkan bahwa oksigen, karbon, dan silikon merupakan komponen dominan, dengan kadar karbon berkisar 30,75% hingga 38,87%, menegaskan potensi seluruh bagian tanaman sebagai bahan bakar biomassa. 

“Analisis TGA dan DTA memperlihatkan bahwa bagian dalam batang sagu memiliki kadar air terendah (13,3%) serta kandungan lignin tertinggi (37%), menjadikannya paling stabil secara termal. Sementara itu, bagian luar dan kulit sagu menunjukkan reaktivitas lebih tinggi pada tahap II degradasi termal, mengindikasikan tingginya kandungan selulosa dan hemiselulosa yang cocok untuk proses gasifikasi. Nilai kalor kulit sagu tercatat 12,85 MJ/kg (adb),” jelas Benny. 

Pengujian gasifikasi menggunakan reaktor Top Lift Updraft (TLUD) menunjukkan bahwa kulit sagu memberikan hasil komposisi gas terbaik sebagai biomassa. Hasil ini mengonfirmasi potensi besar limbah sagu sebagai sumber energi bersih, khususnya bagi daerah-daerah terpencil yang belum terjangkau pasokan energi konvensional. 

Benny menyampaikan bahwa temuannya diharapkan dapat menjawab persoalan lingkungan dan energi di wilayah produksi sagu. 

“Melalui penelitian ini, saya ingin menunjukkan bahwa limbah produksi sagu bukan sekadar residu, tetapi dapat dikonversi menjadi sumber energi terbarukan yang bernilai tinggi. Temuan ini sangat relevan bagi masyarakat Papua yang menjadi sentra pengolahan sagu,” ujar Benny. 

Dalam sidang promosi doktor, Ketua Dewan Penguji, Prof. Dr. Ir. Yanuar, M.Eng., M.Sc., juga memberikan apresiasi atas kualitas riset yang dihasilkan. 

“Penelitian ini menunjukkan kedalaman analisis dan ketelitian metodologis yang sangat baik. Saudara Benny berhasil membuktikan potensi besar limbah batang sagu sebagai sumber energi terbarukan melalui pendekatan ilmiah yang komprehensif. Temuan ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan teknologi gasifikasi, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi masyarakat di wilayah pengolahan sagu. Kami mengapresiasi kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama proses penelitian ini.” Ujar Prof. Yanuar. 

Hasil penelitian dipresentasikan dalam sidang terbuka promosi doktor yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Yanuar, M.Eng., M.Sc., sebagai Ketua Sidang, dengan Prof. Dr. Ir. Adi Surjosatyo, M.Sc., sebagai promotor, dan Dr. Ir. Cahyadi, M.Kom, sebagai ko-promotor. Tim penguji terdiri dari Prof. Dr. Ir. I Made Kartika Dhiputra, Dipl. Ing Prof. Ir. Warjito, M.Sc., Ph.D. Prof. Dr. Ir. Rizal Alamsyah, M.App.Sc, Ahmad Syihan Auzani, S.T., M.T., Ph.D. 

*** 

Kantor Komunikasi Publik 

Fakultas Teknik Universitas Indonesia 

X