Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Tiga tim mahasiswa FTUI berhasil meraih penghargaan pada Oil and Gas Intellectual Parade (OGIP) 2026, ajang kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Perminyakan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan mahasiswa FTUI dalam menghadirkan solusi inovatif bagi tantangan industri energi melalui pendekatan yang berkelanjutan.
OGIP 2026 mengusung tema “Breaking the Barrier to Empower Future Engineers in Driving Sustainable Energy Development” dan mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan gagasan inovatif dalam menjawab persoalan nyata di sektor minyak, gas, dan energi. Kompetisi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan analisis, kreativitas, serta inovasi dalam mendukung transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Salah satu prestasi terbaik diraih oleh Tim Sumber Rejeki Makmur yang beranggotakan Stephen Orli Christopher, Herdi Agusta, dan Haekal Achmad Ilham Dewantara dari Program Studi Teknik Mesin angkatan 2023. Tim ini berhasil meraih 1st Runner Up International Business Case Competition melalui karya bertajuk Turning Indonesia’s Geothermal Waste Streams into Strategic Assets.
Mereka mengusulkan konsep Integrated Circular Geothermal Resource Recovery (ICGRR) yang mengoptimalkan limbah panas bumi menjadi sumber daya bernilai ekonomi melalui pemanfaatan teknologi pengendalian silica scaling, non-condensable gas (NCG) reinjection, serta ekstraksi lithium dari limbah brine. Inovasi tersebut mendukung peningkatan efisiensi lapangan panas bumi sekaligus berkontribusi terhadap target Net Zero Emission 2060.
Prestasi lainnya diraih oleh Tim Trinova yang terdiri atas Balqis Azzahra Rahmadani, Valencia Jolie Bong, dan Vince Cendrix dari Program Studi Teknik Kimia angkatan 2025. Tim ini memperoleh 2nd Runner Up International Mud Design Competition melalui inovasi bertajuk Achieving Excellent Performance and Environmental Sustainability in Horizontal Well Drilling Through Fluid System Optimization. Solusi yang dikembangkan berupa desain drilling fluid dengan integrasi teknologi wellbore strengthening, sistem inhibisi KCl–polyamine, serta stabilitas fluida suhu tinggi untuk meningkatkan keamanan, efisiensi, dan keberlanjutan operasi pemboran.
Sementara itu, Tim Kukusan yang beranggotakan Muhammad Faerel Rizky Alifiansyah, Chiara Chantika Chairunisa, dan Fadhil Rasyadan, mahasiswa Program Studi Teknik Kimia angkatan 2023, berhasil meraih gelar Champion pada International Paper and Poster Competition. Melalui penelitian yang berfokus pada pengembangan energi rendah karbon, tim mengusulkan pemanfaatan Palm Oil Mill Effluent (POME) atau limbah cair kelapa sawit sebagai sumber biogas untuk memproduksi hidrogen rendah karbon melalui proses Dry Methane Reforming (DMR).
Inovasi yang dikembangkan memanfaatkan katalis berbasis MOF-derived MoNiCo/Al₂O₃ yang mampu meningkatkan konversi metana hingga sekitar 98% sekaligus menekan pembentukan karbon (coking). Sistem tersebut kemudian diintegrasikan dengan proses Water-Gas Shift (WGS) dan Pressure Swing Adsorption (PSA) sehingga menghasilkan hidrogen dengan tingkat kemurnian sekitar 98%. Melalui pendekatan circular carbon economy, penelitian ini menawarkan solusi inovatif dalam mengubah limbah industri kelapa sawit menjadi sumber energi bersih sekaligus bahan baku hidrogen rendah karbon yang berpotensi mendukung pengembangan industri green ammonia dan percepatan transisi energi berkelanjutan di Indonesia.
Mewakili para mahasiswa, Stephen Orli Christopher menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi, kerja keras, dan semangat untuk menghasilkan inovasi yang mampu menjawab tantangan nyata di sektor energi.
“OGIP 2026 menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami untuk mengembangkan kemampuan analisis, kolaborasi, dan inovasi. Kami berharap solusi yang kami tawarkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan energi yang lebih berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D., mengapresiasi pencapaian ketiga tim yang dinilai mencerminkan kualitas lulusan FTUI dalam menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa FTUI memiliki kompetensi untuk menghadirkan solusi berbasis sains dan teknologi bagi tantangan global. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Prof. Kemas Ridwan Kurniawan.
Keberhasilan tiga tim FTUI pada OGIP 2026 semakin menegaskan komitmen FTUI dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan berkelanjutan. Melalui kolaborasi lintas disiplin dan pemanfaatan teknologi, mahasiswa FTUI terus membuktikan kapasitasnya sebagai calon insinyur yang siap menjawab tantangan industri energi di tingkat nasional maupun global.
***
Kantor Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia






