Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) menerima kunjungan akademik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang (15/08) dalam rangka benchmarking dan studi banding persiapan pembukaan Program Studi Teknik Robotika yang berfokus pada kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Delegasi UIN Walisongo terdiri atas Prof. Dr. H. M. Mukhsin Jamil, M.Ag. (Wakil Rektor I), Dr. Malikhatul Hidayah, M.Pd., serta Dr. Joko Budi Poernomo, M.Pd. Kunjungan berlangsung selama dua hari, pada 15–16 Agustus 2025, dengan agenda diskusi akademik, pemaparan kurikulum, serta kunjungan fasilitas laboratorium di FTUI.
Dalam kesempatan ini, delegasi UIN Walisongo mendapatkan wawasan terkait pengembangan kurikulum teknik robotika, strategi integrasi teknologi kecerdasan buatan dalam kegiatan perkuliahan, serta pengelolaan laboratorium dan riset inovatif di FTUI. Benchmarking ini diharapkan dapat menjadi pijakan dalam merancang program studi yang adaptif terhadap perkembangan industri 4.0 dan kebutuhan global akan tenaga ahli di bidang robotika berbasis AI.
“Kerja sama dan pembelajaran dari FTUI sangat berarti bagi kami dalam menyiapkan prodi baru yang relevan dengan perkembangan teknologi masa depan. Melalui kunjungan ini, UIN Walisongo ingin menghadirkan pendidikan teknik yang unggul sekaligus memberi kontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Prof. Mukhsin Jamil.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UIN Walisongo untuk memperluas bidang keilmuan dan berinovasi dalam menjawab tantangan zaman. Melalui sinergi dengan FTUI, UIN Walisongo menegaskan langkah strategisnya dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang terintegrasi antara ilmu keislaman, sains, dan teknologi.
“Kami menyambut baik inisiatif UIN Walisongo dalam mengembangkan Program Studi Teknik Robotika berbasis kecerdasan buatan. FTUI berkomitmen untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan kurikulum, laboratorium, serta riset inovatif di bidang teknik. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia, sekaligus mempersiapkan generasi insinyur yang mampu berkontribusi dalam menghadapi tantangan global,” kata Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D., selaku Dekan FTUI.
***
Kantor Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia