id
id

ProfCast FTUI Episode 5: Material Komposit

ProfCast FTUI kembali hadir dengan episode baru. Bintang tamu pada episode 5 kali ini merupakan salah satu dosen pemilik EDOM tertinggi, Prof. Dr. Ir. Asep Handaya Saputra, M.Eng. dari Departemen Teknik Kimia FTUI. Episode ProfCast kali ini mengusung topik Material Komposit. Material komposit adalah sebuah dan atau sekumpulan material yang terbuat dari dua bahan atau lebih yang tetap terpisah dan berbeda selagi membentuk komponen tunggal. Material komposit sendiri terbagi menjadi matrix dan reinforcement.

Dalam penjelasannya, Prof. Asep mengumpamakan apabila tubuh manusia diibaratkan sebagai material komposit. “Tubuh manusia terdiri dari daging dan tulang. ‘Daging’ apabila dalam material komposit maka akan menjadi matrix-nya, sementara ‘tulang’ yang menjadi reinforcement-nya.  Kalau hanya ada daging, tentu akan teronggok begitu saja. Begitupula sebaliknya, jika hanya ada tulang tentu akan jadi tengkorak saja.”

Profesor lulusan Tokyo Institute of Technology ini menceritakan mengenai salah satu penelitiannya mengenai material komposit untuk isolasi magnet pada MagLev (Magnetic Levitation) semasa menempuh pendidikan S2-S3 nya di Jepang.  MagLev adalah kereta super cepat yang bergerak berdasarkan medan magnet dengan kecepatan mendekati 500 km/jam.  Karena kecepatannya inilah, isolasi magnet diperlukan untuk menghindari terjadinya erosi terhadap partikel-partikel magnet yang saling bertumbuk dikarenakan kecepatan tinggi.

Selain Maglev, Prof. Asep juga meneliti green composite (komposit berbahan dasar alam) untuk berbagai macam aplikasi. Salah satu diantaranya adalah memanfaatkan serat alam dari pohon pisang Abacá yang digunakan untuk material komposit panel anti peluru. Pohon pisang Abacá sendiri memang terkenal akan kekuatan seratnya dan secara tradisional sudah cukup lama digunakan untuk tali kapal oleh nelayan atau digunakan untuk hiasan.

Yuk, saksikan ProfCast episode 5 selengkapnya pada kanal youtube Fakultas Teknik UI di link berikut : https://youtu.be/lAVgPS1uDDk

***

Biro Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia

 

X