enid
enid

FTUI dan Monash University Bahas Penguatan Kolaborasi Riset dan Program Mobilitas Mahasiswa

Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) menerima kunjungan Monash University dalam rangka membahas peluang penguatan kerja sama akademik dan riset dengan Departemen Teknik Metalurgi dan Material (DTMM) FTUI. Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (12/08) di Ruang Rapat Gedung PAF FTUI tersebut menjadi forum untuk menjajaki berbagai bentuk kolaborasi, mulai dari mobilitas mahasiswa hingga pengembangan riset bersama di bidang teknik metalurgi dan material.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh delegasi FTUI yang terdiri atas Ir. Andyka Kusuma, S.T., M.Sc., Ph.D., Associate Dean for International Partnerships and Education; Dr. Ahmad Zakiyuddin, S.T., M.Eng., Head of Department of Metallurgical & Material Engineering; serta Siti Nurandini Winduningtyas, Coordinator for International Partnerships. Sementara itu, Monash University diwakili oleh Prof. Julie Karel, Associate Professor, Department of Materials Science & Engineering.

Dekan FTUI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa FTUI terus mendorong penguatan kemitraan internasional yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan, riset, dan pengalaman akademik mahasiswa.

“FTUI sangat terbuka terhadap pengembangan kolaborasi dengan Monash University, khususnya dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan dan riset. Kami berharap pembahasan ini dapat ditindaklanjuti menjadi program yang konkret, baik melalui mobilitas mahasiswa, internship, maupun joint research, sehingga memberikan manfaat bagi kedua institusi dan memperluas jejaring internasional FTUI,” ujar Prof. Kemas.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah peluang program visiting students dan internship students. Melalui skema tersebut, mahasiswa Monash University berkesempatan untuk mengikuti kegiatan akademik maupun memperoleh pengalaman industri yang relevan dengan bidang studi mereka di lingkungan FTUI dan mitra industri. Selain itu, program internship bersama industri juga tersedia bagi mahasiswa yang terdaftar di Monash University, khususnya pada periode musim panas (summer), dengan kesempatan memperoleh kredit akademik serta dukungan berupa paid internship.

Pertemuan juga membahas potensi kolaborasi riset antara Monash University dan DTMM FTUI, khususnya pada sejumlah bidang yang memiliki relevansi dengan kebutuhan industri. Topik yang diidentifikasi mencakup industrial corrosion for mining, biomaterials, tissue engineering, biosensor applications, additive manufacturing, dan polymers. Pembahasan tersebut membuka peluang bagi kedua institusi untuk mengembangkan penelitian bersama yang dapat menjawab kebutuhan pengembangan teknologi sekaligus mendukung pemecahan persoalan di sektor industri.

Potensi kolaborasi tersebut didukung oleh berbagai area riset yang dikembangkan DTMM FTUI, meliputi computational, casting and solidification, metallurgical and manufacturing, nanomaterial engineering, composite materials, polymer technology, dan corrosion protection. Bidang-bidang tersebut menjadi dasar untuk mengidentifikasi topik penelitian yang dapat dikembangkan lebih lanjut melalui kerja sama antara DTMM FTUI dan Monash University.

Sebagai tindak lanjut pertemuan, kedua pihak membahas peluang pengembangan joint research collaboration pada area-area spesifik yang telah diidentifikasi. Selain kerja sama riset, agenda tindak lanjut juga mencakup penjajakan accelerated master program, yang diharapkan dapat memperluas peluang pengembangan pendidikan pascasarjana dan mobilitas akademik antara kedua institusi.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan akademik antara FTUI, khususnya DTMM, dan Monash University. Melalui pengembangan program mobilitas mahasiswa, internship, kolaborasi riset, serta peluang pendidikan pascasarjana, kerja sama kedua institusi diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, akademisi, maupun pengembangan riset dan inovasi di bidang teknik metalurgi dan material.

***

Kantor Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia

X