Mahasiswa Fakultas Teknik UI (FTUI), Evan Ariel Christoper (Teknik Sipil 2020) berhasil meraih satu dari tujuh Honorable Mention untuk Kontingen Indonesia pada ajang the 1st Global e-Competition in Astronomy and Astrophysics yang diselenggarakan dari Estonia selama rentang waktu 25 September – 25 Oktober 2020. Pada ajang ini kontingen Indonesia berhasil mendapatkan 3 medali perak, 6 medali perunggu, serta 7 Honorable Mention. Evan menjadi bagian dari tim Indonesia yang terdiri dari 14 anak. Kontingen Indonesia terbagi menjadi 2 bagian, yakni Individual Competition dan Team Competition.

Pada Individual Competition, para peserta ditantang dengan 3 ronde soal, yakni ronde teori, ronde analisa data, serta ronde observasi virtual. Pada Team Competition, peserta dari tiap negara diacak dan ditempatkan ke dalam beberapa kelompok secara acak. Di sini, tiap kelompok diberikan beberapa persoalan, salah satunya adalah mengukur jarak bumi ke bulan pada tanggal yang telah ditentukan dengan tangan kosong tanpa bantuan simulasi internet dan komputer.

Dalam menghitung jarak, Evan menggunakan metode Zenith. Hal ini diambil berdasarkan ide saat melihat bulan berada tepat di atas kepala, atau bisa disebut zenith. Keberadaan bulan di suatu tempat di langit dapat menunjukkan koordinat ekuatorial bulan yang dapat menuntun kita kepada jarak bumi ke bulan. Dengan beberapa data dan melakukan regresi linear, maka jarak bumi ke bulan dapat ditentukan dengan mudah.

Ajang 1st Global e-Competition in Astronomy and Astrophysics adalah ajang olimpiade astronomi dan astrofisika internasional terbesar. Sebelumnya bernama International Olympiad on Astronomy and Astrophysics yang tahun ini telah mencapai edisi ke 14 dan akan diadakan di Bogota, Kolombia. Namun karena situasi pandemi, International Olympiad on Astronomy and Astrophysics terpaksa dibatalkan. Sebagai gantinya, diadakan 1st Global e-Competition in Astronomy and Astrophysics dengan Estonia sebagai fasilitator.

 

FacebookTwitter
X