Center for Materials Processing and Failure Analysis (UKK CMPFA) bekerja sama dengan Welding Innovation and Research Center (WIRC) dan Darya Dipta Drestanta, mengadakan acara pembukaan pelatihan International Welding Engineer (IWE) dan International Welding Technologist (IWT) skema International Institute of Welding (IIW) Batch 1. Acara ini diadakan pada Jumat, 7 Januari 2022, atau di hari yang sama dengan dilantiknya Dekan Fakultas Teknik Universitas Indonesia periode 2022-2026,

Bertempat di Makara 04, Smart Room Dekanat FTUI, acara yang dihadiri oleh Prof. Heri Hermansyah, ST., M.Eng., IPU, Prof. Dr. Ir. Akhmad Herman Yuwono., M.Phil. Eng., Prof. Ario Sunar Baskara, dan Dr. Deni Ferdian, S.T., M.Sc ini, dirangkaikan juga dengan acara pelantikan dewan pengurus Asosiasi Pengelasan Indonesia – Indonesian Welding Society (API-IWS) cabang Jabodetabek serta Webinar yang ngusung tema Welding Engineer dan peluang di industri migas.

“Training IWE dan IWT angkatan pertama ini akan dimulai pada 11 Januari hingga akhir Mei 2022. Di mana komposisi pengajar terdiri atas 60% praktisi dan 40% akademisi. Untuk metode pengajaran, kami menggunakan video conference untuk teori dan tatap muka untuk pelaksanaan praktiknya,” terang Dr. Deni Ferdian selaku ketua ATB CMPFA FTUI yang dalam kesempatannya juga meminta dukungan dari semua pihak, agar pelatihan ini semakin baik ke depannya.

Sebagai salah satu approved training body (ATB) dari Indonesian Welding Society-Authorized Nominated Body (IWS-ANB), kedepannya CMPFA FTUI akan mengadakan enam scope pelatihan bidang pengelasan yang terdiri dari International Welding Engineer (IWE), International Welding Technologist (IWT), International Welding Specialist (IWS), International Welding Practitioner (IWP), International Welding Inspection Personnel (IWIP), dan International Welder (IW).

Menanggapi adanya kegiatan ini, dalam sambutannya, Prof. Heri mengatakan, “Ini adalah kegiatan yang positif dan akan menjadi bagian dari program yang akan digalakan selama empat tahun ke depan. Di mana untuk meningkatkan kompetensi keilmuan dan juga melengkapi senjata lulusan FTUI pada khususnya serta engineer Indonesia pada umumnya, maka selain ijazah tentu perlu dilengkapi dengan sertifikasi keahlian.”

Prof. Heri juga menyampaikan harapannya bahwa apa yang dilakukan ATB CMPFA ini dapat mengakar dan berkembang menjadi kompetensi unggulan di Departemen Teknik Metalurgi dan Material. “Jadi kalau ada yang bertanya, ahli welding di mana? Di UI. Di UI-nya di mana? Di Metal,” begitu pungkasnya.

Seusai Prof. Heri membuka pelatihan IWE/IWT batch 1, agenda bergulir pada pengukuhan pengurus API-IWS cabang Jabodetabek. Acara yang juga dihadiri oleh Achdiat Atmawinata selaku Ketua Governing Board API-IWS, Anjar Niryawan yang menjabat sebagai Ketua Umum API-IWS, serta Edi Diarman Djasman yang merupakan Sekertaris Jenderal API-IWS dan juga Chief Executive IWS-ANB ini, mengukuhkan Dr. Badrul Munir, S.T.,M.Eng.Sc., sebagai ketua pengurus API-IWS cabang Jabodetabek.

Dalam sambutannya, Dr. Badrul Munir yang bergabung melalui zoom mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya. “Target kami yang pertama adalah melakukan penguatan di badan kepengurusan dan yang kedua adalah melaksanakan beberapa program-program jangka pendek. Seperti yang akan dimulai pekan depan, training berskema IIW oleh ATB CMPFA FTUI,” tuturnya yang juga mengatakan akan berusaha untuk aktif dalam merangkul para akademisi, BLK, Industri, dan juga SMK serta Politeknik yang merupakan sumber daya manusia yang potensial di bidang pengelasan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan yang sudah dimulai sejak pukul 13.45, webinar yang dipimpin oleh Fatkhy Baridwan, ST, IWE., IPM., ASEAN Eng dan menghadirkan dua narasumber yakni Halwan Jaya dan Roso Simarmata pun dimulai sesuai dengan jadwalnya. Dalam acara yang berdurasi 1,5 jam, para audience aktif bertanya tentang serba-serbi menjadi seorang welding engineer. Mulai tips & trick dalam meniti karir, hingga membahas keuntungan-keuntungan yang didapat dari menggeluti profesi tersebut. Sebuah diskusi yang menarik, berdinamika dan tentunya menginspirasi.

Welding is more than just grabbing a stick and going to work. There is a lot of science and knowledge involved – Mike Kuehnl

***

Biro Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia

FacebookTwitter
X