Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indoensia (DA FTUI), mengadakan workshop dengan mengundang pembicara dari University of New South Wales (UNSW). Beliau adalah Assoc. Prof. Samad Mohammad EbrahimzadeSepasgozar, hadir memberikan workshop dengan tema ModLabAI: An Interactive Workshop for Comparing Modular Building Design Strategies. Kegiatan ini diadakan di Auditorium Adi Karsa Keteknikan K301, Gedung K, FTUI Kampus Depok pada Rabu (29/4).
Dekan FTUI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D., membuka acara dengan menyampaikan sambutannya. “Kami dengan senang hati menyambut Anda di Lokakarya ModLabAI, sebuah inisiatif penting yang menyoroti peran AI dan desain modular dalam membentuk masa depan arsitektur dan teknik. Sebagai Fakultas Teknik, kami sangat mendukung platform pembelajaran seperti ini—di mana inovasi, teknologi, dan pengetahuan praktis bersatu. Saya mendorong semua peserta untuk terlibat aktif dan memanfaatkan sepenuhnya kesempatan ini.” sambut Prof. Kemas.
Workshop ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan oleh Dr. Sepasgozar. Workshop ini diadakan untuk mengeksplorasi dan membandingkan strategi desain bangunan modular melalui metode interaktif, dengan fokus pada optimalisasi kinerja bangunan, fleksibilitas, dan efisiensi konstruksi.
MODLab adalah platform interaktif berbasis riset untuk mempelajari strategi konstruksi modular dan di luar lokasi. Platform ini dikembangkan oleh Dr. Samad Sepasgozar dan dikalibrasi dari 37 sumber empiris di 10 negara. Yang dapat dilakukan pada platform ini adalah
- Membandingkan tiga strategi konstruksi di luar lokasi (Volumetric MiC, Prefab Panel, Hybrid)
- Menjalankan simulasi risiko Monte Carlo dengan data kalibrasi nyata
- Menjelajahi pendorong biaya dan analisis sensitivitas Sobol
- Menyelesaikan skenario tantangan dan mendapatkan sertifikat
- Berbincang dengan Tutor Konstruksi AI
Platform ini ditujukan untuk mahasiswa universitas di bidang arsitektur, teknik sipil, dan manajemen proyek konstruksi, serta profesional industri dan peneliti.
Dr. Samad Sepasgozar adalah Profesor Madya di University of New South Wales (UNSW), Sydney, Australia, dengan gelar Ph.D. di bidang Teknik dan Manajemen Konstruksi dari UNSW. Penelitiannya berfokus pada teknologi kembaran digital, kota pintar, kecerdasan buatan, virtual reality dan augmented reality, serta inovasi konstruksi. Ia telah menerbitkan lebih dari 300 makalah akademis berdampak tinggi dan 10 buku, dan karyanya telah menempatkannya di antara 5 peneliti global teratas dalam studi Digital Twin dan dalam 2% ilmuwan teratas di seluruh dunia, menurut peringkat Stanford University.
Dr. Samad juga diakui sebagai pemimpin dunia dalam bidang Arsitektur (Ilmu Komputer dan Teknik) oleh The Australian selama tiga tahun berturut-turut (2023–2025), Dr. Sepasgozar juga merupakan Associate Editor untuk Journal of Architectural Engineering (ASCE) dan Guest Editor untuk beberapa jurnal Q1 terkemuka. Berbagai penghargaan yang diraihnya termasuk Publons Top Reviewer Award (2019) dan beberapa Editor’s Choice Paper Awards atas kontribusi penelitiannya yang luar biasa terhadap lingkungan binaan yang cerdas dan berkelanjutan.
***
Kantor Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia







