Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) menyelenggarakan Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Teknik Industri (07/01/2026). Dalam sidang tersebut, Octaviandy Giri Putra mempresentasikan disertasinya yang berfokus pada penguatan kemampuan organisasi industri hulu migas dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang dinamis dan penuh ketidakpastian. Sidang terbuka ini juga dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Ir. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D. sebagai Ko-Promotor.
Disertasi yang diangkat berjudul “Pengembangan Model Maturitas Agility Organisasi pada Industri Hulu Migas Indonesia”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi industri hulu migas yang menghadapi berbagai tantangan, seperti penurunan produksi minyak dan gas, target lifting nasional yang tinggi, fluktuasi harga energi, serta perubahan kebijakan dan teknologi. Kondisi tersebut menuntut organisasi hulu migas untuk memiliki kemampuan agility, yaitu kemampuan bergerak cepat, adaptif, dan fleksibel dalam merespons perubahan.
Melalui penelitiannya, Octaviandy menjelaskan bahwa model yang dikembangkan dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan industri hulu migas di Indonesia. “Dalam penelitian ini, saya mengembangkan model maturitas agility organisasi yang dapat digunakan untuk menilai tingkat kesiapan dan kelincahan organisasi dalam menghadapi perubahan. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan faktor interaksi antara manusia, teknologi, dan organisasi (Human–Technology–Organization/HTO), kepemimpinan, serta kapasitas inovasi, sehingga model ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh dan kontekstual bagi industri hulu migas,” ujar Octaviandy.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor HTO, kepemimpinan, dan kapasitas inovasi memiliki pengaruh penting terhadap tingkat agility organisasi hulu migas. Melalui model ini, organisasi dapat mengetahui posisi tingkat agility mereka, mulai dari belum agile hingga telah mencapai tingkat organizational agility, sekaligus memperoleh rekomendasi perbaikan yang sesuai dengan karakteristik masing-masing organisasi dan tingkat produksinya.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan mengapresiasi penelitian tersebut. “Penelitian ini memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan Teknik Industri dan menawarkan solusi praktis yang relevan bagi industri strategis nasional seperti hulu migas. Model yang dikembangkan bersifat kontekstual dan aplikatif,” ujar Prof. Kemas.
Sejalan dengan hal tersebut, Prof. Dr.-Ing. Amalia Suzianti, S.T., M.Sc., selaku Promotor, menilai bahwa penelitian ini memiliki kekuatan pada pendekatan yang komprehensif dan kontekstual. “Model yang dikembangkan mampu menangkap kompleksitas industri hulu migas Indonesia dengan mengintegrasikan aspek manusia, teknologi, dan organisasi. Hal ini menjadikan hasil penelitian tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif dan siap digunakan sebagai alat bantu pengambilan keputusan di tingkat organisasi,” jelasnya.
Sementara itu, Prof. Yassierli, selaku Ko-Promotor menekankan pentingnya agility organisasi dari sisi sumber daya manusia. “Agility organisasi tidak hanya ditentukan oleh sistem dan teknologi, tetapi sangat bergantung pada kesiapan manusia di dalamnya. Model ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan, kompetensi, dan kolaborasi SDM dalam menghadapi perubahan dunia kerja dan industri yang semakin cepat,” ujarnya.
Octaviandy Giri Putra dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar doktor dengan predikat sangat memuaskan serta IPK 4.0. Ia tercatat sebagai doktor ke-26 pada Program Studi Teknik Industri dan doktor ke-643 di Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Sidang promosi doktor ini dipimpin langsung oleh Dekan FTUI Prof. Kemas Ridwan Kurniawan. selaku Ketua Sidang, dengan Prof. Dr.-Ing. Amalia Suzianti, S.T., M.Sc. sebagai Promotor, serta Prof. Ir. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D. sebagai Ko-Promotor. Adapun tim penguji terdiri atas Prof. Ir. Hardianto Iridiastadi, MSIE., Ph.D., CPE., Prof. Dr. Ir. Akhmad Hidayatno, S.T., M.B.T., IPU., Dr. Komarudin, S.T., M.Eng., Dr. Ir. Andri Dwi Setiawan, S.T., M.Sc., dan Dr. Maya Arlini Puspasari, S.T., M.T., M.B.A.
***
Kantor Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia





