Career Development Center Fakultas Teknik Universitas Indonesia (CDC FTUI) menyelenggarakan Seminar with Lean Six Sigma sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Engineering Career and Internship Fair (ECIF) 2026. Berlangsung di Smart Meeting Room, Gedung Dekanat FTUI (17/09), seminar ini mengusung tema “From Data to Decision: Lean Six Sigma, Problem Solving Skills for the AI Era”.
Seminar dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa pada pendekatan sistematis dalam pemecahan masalah sekaligus memberikan pemahaman mengenai bagaimana data dan teknologi dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan keputusan yang lebih tepat dalam menghadapi tantangan di dunia industri.
Seminar menghadirkan Siti Hartinah Ahmad, Direktur the Lean Six Sigma Company Indonesia, sebagai narasumber pertama. Dalam paparannya, Siti memperkenalkan konsep dan prinsip Lean Six Sigma sebagai pendekatan yang membantu organisasi mengidentifikasi permasalahan, mengurangi pemborosan, meningkatkan kualitas proses, serta menghasilkan perbaikan yang terukur.
Lean Six Sigma menjadi semakin relevan di tengah perubahan kebutuhan kompetensi tenaga kerja. Berdasarkan materi seminar yang merujuk pada World Economic Forum, kemampuan seperti Analytical Thinking, AI and Big Data, dan Creative Thinking menjadi bagian dari keterampilan penting yang dibutuhkan untuk menghadapi dunia kerja masa depan.
«Melalui pendekatan Lean Six Sigma, mahasiswa diperkenalkan pada bagaimana proses pemecahan masalah dapat dilakukan secara terstruktur, mulai dari mendefinisikan persoalan, melakukan pengukuran, menganalisis akar permasalahan, menentukan langkah perbaikan, hingga memastikan hasil perbaikan dapat dipertahankan. Pendekatan tersebut juga menempatkan data sebagai dasar penting dalam memahami kondisi proses dan menentukan keputusan,» jelas Siti Hartinah.
Pada kesempatan terpisah Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D., selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Indonesia, menyampaikan “Di era AI, kemampuan menggunakan teknologi perlu berjalan beriringan dengan kemampuan manusia dalam memahami persoalan, membaca data, berpikir kritis, dan mengambil keputusan. Pendidikan keteknikan tidak hanya mempersiapkan mahasiswa untuk menguasai teknologi, tetapi juga membentuk kemampuan mereka untuk menggunakan teknologi tersebut dalam menyelesaikan persoalan nyata secara bertanggung jawab dan inovatif,” ujar Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D.
Selain sesi Lean Six Sigma, seminar juga menghadirkan Dawera Taher, Lean Six Sigma Master Black Belt, yang menyampaikan materi “Introduction to Predictive Analytics”. Sesi ini memperluas pembahasan dengan memperkenalkan pemanfaatan analitik prediktif dan machine learning untuk mendukung proses pengambilan keputusan serta mempercepat penyelesaian masalah dalam kerangka Lean Six Sigma.
Dalam paparannya, Dawera menjelaskan keterkaitan antara kualitas data, proses pengukuran, dan tingkat analisis dalam menghasilkan informasi yang dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan. Pemanfaatan predictive analytics memungkinkan organisasi tidak hanya memahami apa yang telah terjadi, tetapi juga menggunakan data untuk memperoleh wawasan dan melakukan prediksi terhadap kondisi yang mungkin terjadi.
Pendekatan tersebut menjadi semakin penting karena dunia industri menghasilkan data dalam jumlah yang semakin besar. Namun, ketersediaan data saja tidak cukup. Data perlu dikelola dan dianalisis sehingga dapat diterjemahkan menjadi informasi dan wawasan yang relevan bagi kebutuhan organisasi.
Melalui seminar ini, CDC FTUI menegaskan komitmennya dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berkembang. Kemampuan berpikir analitis, memanfaatkan data dan teknologi, serta menghasilkan solusi kreatif menjadi kompetensi penting yang semakin dibutuhkan di berbagai sektor industri.
Selain itu, melalui rangkaian Engineering Career and Internship Fair (ECIF) 2026, CDC FTUI terus memperkuat jembatan antara lingkungan akademik dan dunia profesional. Tidak hanya memberikan akses terhadap peluang karier dan magang, rangkaian kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung dari praktisi industri mengenai kompetensi, teknologi, serta pola pemecahan masalah yang dibutuhkan di tempat kerja.
Dengan mengintegrasikan pemahaman mengenai Lean Six Sigma, data analytics, predictive analytics, dan AI, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas perspektif mahasiswa FTUI bahwa kesiapan memasuki dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh penguasaan disiplin ilmu, tetapi juga oleh kemampuan mengolah informasi, memecahkan masalah secara sistematis, serta beradaptasi terhadap perkembangan teknologi.
***
Kantor Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia




