Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) terus memperluas jejaring global melalui penjajakan kerja sama dengan International Internships, lembaga penyedia program magang internasional yang berfokus pada penghubung mahasiswa dan lulusan baru dengan berbagai institusi di dunia.
Kegiatan penjajakan ini berlangsung pada Kamis (30/4) bertempat di Ruang Rapat Senat, Gedung Dekanat FTUI. Dari pihak FTUI, pertemuan dihadiri oleh Ir. Andyka Kusuma, S.T., M.Sc., Ph.D. selaku Manajer Kemitraan dan Pendidikan Internasional, serta para kepala departemen dan sekretaris departemen FTUI. Sementara itu, perwakilan dari International Internships dihadiri oleh Arsya Gemelia Adina dan Indah Meita Sari.
Dalam pertemuan tersebut, International Internships memperkenalkan dua program unggulan, yaitu engineering internship dan capstone project, yang dirancang untuk memberikan pengalaman kerja serta riset lintas budaya bagi mahasiswa.
Program engineering internship ditujukan bagi mahasiswa internasional, khususnya dari Australia, untuk menjalani magang di Indonesia dengan durasi 8 hingga 12 minggu (maksimal tiga bulan). Seluruh kebutuhan administratif seperti visa, akomodasi, dan kegiatan pendukung difasilitasi oleh pihak penyelenggara. Sementara itu, FTUI sebagai institusi penerima berperan dalam menyediakan supervisor, menyusun job description, serta memberikan pendampingan selama program berlangsung.
FTUI juga diharapkan dapat menyediakan lingkungan kerja yang mendukung, termasuk kejelasan tugas, arahan dari supervisor, serta fasilitas ruang kerja. Hal ini penting untuk memastikan pengalaman magang yang lebih terarah dan profesional bagi para peserta.
Selain itu, program capstone project menjadi salah satu bentuk kolaborasi riset yang ditawarkan. Program ini berlangsung selama delapan bulan, dengan satu bulan kegiatan di Indonesia dan sisanya dilakukan secara daring. Proyek akan diajukan mulai bulan Maret, dilanjutkan dengan proses pencocokan proyek pada bulan Agustus, sebelum akhirnya dialokasikan kepada mahasiswa dan dosen sesuai bidang keahlian masing-masing. Dalam program ini, dosen dari RMIT University juga direncanakan akan terlibat dalam kegiatan riset bersama.
Dekan FTUI, Kemas Ridwan Kurniawan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat eksposur global mahasiswa FTUI.
“Kerja sama ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman internasional yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Melalui interaksi lintas budaya dan keterlibatan dalam proyek nyata, mahasiswa tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga kemampuan adaptasi dan komunikasi global yang sangat dibutuhkan di era saat ini,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, masing-masing departemen di FTUI akan mengadakan diskusi lanjutan secara daring bersama International Internships untuk membahas lebih detail terkait implementasi program, termasuk penyusunan proyek dan kesiapan supervisor.
Melalui inisiatif ini, FTUI kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berstandar global, sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan dosen.
***
Kantor Komunikasi Publik
Fakultas Teknik Universitas Indonesia





